MARTAPURA – Kediaman Calon Gubernur Sumsel Nomor Urut 3 H Herman Deru di Desa Sidomulyo, Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur sempat gempar menyusul adanya perubahan hasil penghitungan cepat yang dilakukan lembaga survey Puskaptis yang sebelumnya merilis kemenangan pasangan Herman Deru-Maphilinda (DerMa) sebesar 52,99 persen suara dari tiga kandidat lainnya yang disiarkan langsung di salah satu stasiun televisi swasta, Rabu (4/9/2013).
Namun setelah hasil suara masuk diatas 70 persen dengan kemenangan telak diperoleh oleh pasangan DerMa, tayangan televisi langsung terhenti dan tidak ada tayangan hasil survey selanjutnya yang langsung diganti dengan tayangan lainnya. Beberapa saat kemudian, Puskaptis merilis data berbeda dari apa yang telah disiarkan di televisi sebelumnya.
Setelah ditelusuri, ternyata ada dugaan intimidasi yang dilakukan salah satu pasangan calon yang agar Puskaptis merilis hasil perhitungan cepat dengan memenangkan pasangan lain.
Deru yang sempat terlihat emosi langsung menghubungi seluruh timnya dan meminta melakukan kroscek di Hotel Grand Zurri Palembang mengenai kebenaran adanya dugaan intimidasi tersebut.
Selain itu dia juga memerintahkan selurh timnya untuk mengamankan C1 hasil pemilihan.“Ini untuk membentuk opini masyarakat. Jelas-jelas di televisi DerMA dirilis menang. Beberapa stasiun televisi Palembang juga merilis DerMa menang. Meskipun sudah diakumulasi dengan hasil pemilihan sebelumnya, kita tetap menang.
Namun ketika Puskaptis melakukan konfrensi fers, ternyata mereka menyatakan data yang berbeda,” ungkap Deru sambil menghubungi sejumlah orang melalui sambungan telpon.Namun kata dia, saat ini semuanya sudah mereda dan direktur Puskaptis sudah diamankan oleh polisi. Sementara untuk hasil pemilihan sementara dimenangkan oleh pasangan nomor urut 3 DerMA meskipun perolehan tersebut baru sementara yang diperoleh dari lembaga survey baik LSI maupun Puskaptis.(tribunnews)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
