Caleg DPRD Musi Rawas Jadi Dalang Perampokan di Tuban

MUSIRAWAS – Indra Kusuma, calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Musirawas Periode 2014 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang juga sebagai dalang kawanan perampok nasabah bank yang diringkus Satreskrim Polres Tuban, adalah sosok yang ramah dan kerap membaur dengan masyarakat sekitar.

“Pak Indra memang terkenal disini, apalagi jelang pemilihan legislatif, sering bersosialisasi ke rumah-rumah warga,” jelas warga sekitar berinisial J.

Ia menambahkan, sebelumnya juga, Indra pernah mencalonkan diri menjadi Kades Triwikaton namun kalah pada saat pemilihan pada tahun ini.

Untuk diketahui sebelumnya, Satreskrim Polres Tuban berhasil membekuk lima orang kawanan perampok nasabah bank antar kota. Mereka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur saat dikeler untuk menunjukan barang bukti yang dibuang.

Berdasarkan berita sebelumnya di surabaya.tribunnews.com (tribunsumsel.com grup), perampas uang Rp 100 juta milik Kastutik (36), manager sekaligus ketua dari Koperasi KSP Lohjinawe di Kabupaten Tuban akhirnya tertangkap. Sayangnya uang tersebut sudah lenyap dan hanya tersisa Rp 7,45 juta. Kemana uang itu mengalir?

Para pelaku ini mengaku sudah membaginya. Tiap orang mendapatkan jatah Rp 15 juta dari hasil perampasan sepekan lalu ini. Uang ini selanjutnya dikirim pada istri-istri mereka supaya digunakan untuk membiayai kehidupan keluarga. Sedang sisanya digunakan untuk membiayai perampokan atau perampasan selanjutnya.

Walaupun demikian, alasan klise ini tidak berlaku bagi Indra Kusumah (sebelumnya Indra Kurniawan), otak dari kawanan perampok spesialis nasabah bank yang tertangkap polisi di wilayah Polres Jombang. Pria berusia 34 tahun ini terang-terangan mengaku kalau mengirimkan uang hasil perampasan kepada tim-tim suksesnya.

Maklum saja, pria ini tercatat sebagai calon legislatif salah satu partai di Kabupaten Musiwaras, Sumatera Selatan. Ia mencalonkan diri untuk duduk sebagai Caleg DPRD di kampung halamannya itu.

Indra mengaku baru pertama kali ini maju sebagai Caleg. Karena itu ia butuh uang yang sangat besar untuk membiayai promosi dirinya di masyarakat, sekitar Rp 100 juta. Uang sejumlah itu digunakan untuk membuat dan memasang baliho bergambar dirinya, serta membiayai politik uang untuk memuluskan pencalonannya disana.

“Uang ini saya pakai untuk dana kampanye. Soalnya untuk pencalonan ini, saya harus memakai dana pribadi,” aku pria dua anak ini di Mapolres Tuban, Rabu (27/11/2013).

Sekedar diketahui, Polres Jombang dan Polres Tuban meringkus lima orang perampasan spesialis nasabah bank, Selasa (26/11/2013) siang. Mereka diduga kuat adalah pelaku perampasan uang nasabah bank di sejumlah kota. Kelima orang ini dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, serta terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun.

Kelima perampok ini adalah Bambang Irawan (35), Warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan; Indra Kusumah (37), warga Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan; Devin alias Erik (35), warga Bandar Lampung; Kelvin (38), warga Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu dan Suharli alias Oi (40), warga Kabupaten Sindang Kelingi, Bengkulu.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan uang sisa jambret sebesar Rp 7,45 juta, uang $ 17 Dollar Amerika, 10 ponsel serta 11 kartu ATM dari berbagai bank. Selain itu polisi juga menyita dua unit sepeda motor Yamaha Satria F B 3369 FMF, dan B 3438 FKU, serta 1 unit motor Yamaha Jupiter MX, B 3395 FNI.

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016