PALEMBANG – Penjaga gawang Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu menyatakan, memilih bertahan di klub berjuluk Laskar Wong Kito itu pada musim kompetisi Liga Super Indonesia (LSI)2013‑2014.
Alasannya, karena dia memiliki kedekatan secara emosional dan sejarah dengan klub asal Sumatera Selatan itu.
“Saya sudah membela Sriwijaya FC sejak pertama kali terbentuk pada 2005 dan hingga kini belum pernah pindah ke klub lain. Tentunya, ingin sekali bertahan dan mengakhiri karier di sini,” kata Ferry di Palembang, Senin (7/10/2013).
Menurut Ferry, selain itu kedekatan secara emosional, alasan lain karena istrinya, Annisa Katarima yang dinikahi pada 2008 adalah orang asli Palembang.
“Keluarga tinggal di Palembang dan saya memang memiliki kehidupan di sini. Jadi, sangat berat jika harus melepaskan Sriwijaya FC,” ujar ayah dua orang putri ini.
Pada pertengahan Juli 2013, penjaga gawang andalan “Laskar Wong Kito” ini menjalani operasi lutut yang membuat dia harus absen hingga akhir musim.
Kiper berusia 33 tahun ini berharap, kondisi fisiknya segera pulih dan segera turun ke lapangan.
“Saat ini sudah jauh lebih baik, malah sudah bisa berlari secara normal,” katanya seperti dilansir Antara.
Kontribusi pesepakbola asal Palu ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena memiliki andil dalam meraih gelar double winner bagi Sriwijaya pada musim kompetisi 2007‑2008, yakni mengawinkan tropi Liga Indonesia dan Piala Copa Indonesia. Namun, cedera lutut yang kerap kambuh membuat manajemen Sriwijaya FC berpikir ulang untuk mempertahankan Ferry.
Manajer Sriwijaya FC Robert Heri menyatakan, dua pemain sedang diupayakan tanda tangannya yakni Fauzi Toldo (Persisam Samarinda) dan Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta).
“Sriwijaya FC membutuhkan setidaknya tiga penjaga gawang untuk musim mendatang, dan untuk Ferry sendiri masih dalam pembahasan manajemen,” kata Robert.
Kesebelasan juara Liga Super Indonesia 2011‑2012 ini mengusung target juara pada musim depan dengan menjanjikan perbaikan kualitas pemain hingga pelatih.
Tim juara LSI 2011‑2012 ini menyatakan akan merekrut pemain‑pemain muda berbakat untuk membuat skuat yang lebih baik dari musim mendatang mengingat pada LSI 2013 hanya finis pada peringkat lima. (tribunnews)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi