Aksi 16-an Keempat, Masyarakat Dukung Polri Tuntaskan Kasus Udin

8b8ea391dffcb341dd609169106d1bde

Aksi 16-an di depan Mapolda DIY, Selasa (16/12/2014) sore. (Harminanto)

TRANSFORMASINEWS, SLEMAN – Koalisi Masyarakat Untuk Udin (KaMU) kembali menggelar aksi 16-an untuk yang keempat kalinya di depan Markas Polda DIY, Selasa (16/12/2014) sore kawasan Ring-Road Utara.

Dalam aksi tersebut massa melakukan aksi diam dengan menutup mulut dengan menggunakan lakban. Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus keprihatinan masyarakat pada pihak kepolisian yang hingga saat ini belum berhasil menuntaskan kasus kematian wartawan Udin pada 16 Agustus 1996. Massa juga meminta pihak kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut kepada publik setiap bulannya sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Tri Wahyu, koordinator seusai aksi mengatakan bahwa aksi kali ini merupakan kali keempat dirinya bersama masyarakat berdiam di depan Mapolda DIY. “Dalam aksi keempat kali ini kami masih tetap meminta Kapolda untuk memberikan reaksi dan segera mengusut tuntas kasus kematian Udin. Kami masih meyakini bahwa Kapolda akan bergerak untuk menyelesaikan kasus yang telah 18 tahun tidak selesai ini. Hal inilah yang juga menjadi alasan kami melakukan aksi di depan Mapolda DIY,” ungkapnya.

Tepat pukul 16.58 WIB, dibunyikan kentongan sebanyak 18 kali sebagai pengingat waktu meninggalnya Udin. “Pada pukul 16.58 WIB Udin menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bethesda. Kami ingin mengingatnya bahwa sudah 18 tahun kasus tersebut belum tuntas. Waktu inilah yang menjadi penanda yang kemudian mengakhiri aksi keempat ini,” lanjutnya.

Selama satu jam masyarakat yang jumlahnya tidak terlalu banyak melakukan aksi diam tersebut. Meskipun sempat terjadi gesekan dengan petugas kepolisian yang menanyakan ijin terkait aksi tersebut namun aksi diam tersebut tetap berjalan dengan damai.

Sumber:  (KRjogja.com)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016