TRANSFORMASINEWS, BATURAJA — Untuk menambah wawasan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pengurus harian P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempaun dan Anak) Kabupaten OKU studi banding ke Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Batam Propinsi Kepulauan Riau.
Ketua P2TP2A OKU Dra Hj Indrawati MH menjelaskan, BP2PA Kota Batam merupakan salah satu P2TP2A yang sangat konsen memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak. Keberadan BP2PA Batam sudah diakui dunia. “ Kita ingin belajar banyak dari mereka yang sudah berpengalaman menangani kasus-kasus kekerasan anak khususnya human trafficking yang terjadi di Kota Terbuka Batam,” terang Ketua P2TP2A OKU kepada Sripo Selasa (18/11).
Sementara itu rombongan Pengurus harian P2TP2A OKU yang dipimpin langsung oleh Dra Hj Indrawati MH didampingi Sekretaris P2TP2A OKU Ermi Yeni SE melakukan studi banding ke Batam. Rombongan diterima oleh Ketua Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Batam Nurmadia didampingi Kasubdit Perlindungan Perempuan dan Anak Zuhriah. Dihadapan belasan pengurus harian P2TP2 OKU, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Batam menjelaskan, Kota Batam yang berjarak 12,5 mil dari laut Singapura menjadi pintu gerbang kawasan Indonesia Barat sehingga Kota Batam menjadi Kota Transit Jawa Barat, Jawa Timur, NTT dan kota-kota lainnya. Penduduk dari berbagai Kota di Indonesia yang ingin menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri menjadikan Kota Batam tempat transit. Banyak juga yang memanfaatkan pelabuhan-pelabuhan tikus untuk berangkat ke luar negeri dengan cara illegal.
Dengan posisi Kota Batam sebagai pintu gerbang kata Nurmadia, Kota Batam menjadi Kota terbuka, banyak berdiri tempat-tempat hiburan yang mempekerjakan anak dan perempuan. Banyak yang datang untuk mencari kerja, ” Sayangnya banyak juga diantaranya sebelum bekerja, ditrafficking (pekerjaan yang kurang menguntungkan) ” terang Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KotaBatam.
Sumber: SRIPOKU.COM
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
