Ini Pengaruh Moratorium PNS terhadap CPNS Sumsel

Kepala_BKN_Palembang

KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) REGIONAL VII PRAMONO WIDYO UTOMO/RMOLSUMSEL

TRANSFORMAASINEWS, PALEMBANG. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), menginstruksikan pelaksanaan tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sedang dilaksanakan, harus diselesaikan pada tahun ini juga.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII Pramono Widyo Utomo membenarkan, sesuai dengan penerapan moratorium penerimaan CPNS yang akan mulai diberlakukan mulai 2015 mendatang. Menyebabkan, semua pelaksanaan tes CPNS yang sedang diselenggarakan, harus selesai maksimal akhir Desember 2014 ini, termasuk semua pelaksanaan tes untuk daerah di Sumatera Selatan (Sumsel).

“Semua pelaksanaan di daerah sudah dijelaskan, termasuk Kabupatan PALI, OKU Selatan, dan Muratara yang sebelumnya sempat mengirimkan surat ke Kemenpan untuk pengalihan pelaksanaan tesnya,” ujarnya, Kamis (13/11).

Saat ini, yang menjadi fokus pelaksanaan test adalah kabupaten PALI dan Muratara, mengingat, jadwal di kedua daerah tersebut, memang sedikit terlambat.

“Kabupaten PALI kita jadwalkan pada 5 Desember mendatang, dan akan dilaksanakan di Kantor Regional BKN Jakabaring Palembang. Kita prediksi, untuk PALI akan memakan waktu kurang lebih 40 hari,” ulasnya.

Sementara itu, untuk kabupaten Muratara, ada sedikit permasalahan administrasi, yang menyebabkan pelaksanaannya belum dapat dijadwalkan. Sementara untuk pelaksanaan teknisnya, akan digelar secara mandiri di  Kota Lubuk Linggau.

“Proses seleksi administrasi untuk Muratara memang belum selesai. Itulah yang menyebabkan, pihak BKN belum dapat membantu untuk menjadwalkan pelaksanaan tesnya,” jelasnya, kepada wartawan.

Adalagi beberapa daerah lain seperti kabupaten OKU Selatan, Pramono mengaku belum tahu secara persis, tetapi kemungkinan tetap dihandle Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumsel seperti rencana awal.

“Untuk penjadwalan akan tetap dikawal sehingga tidak lewat dari tahun 2014. Takutnya, masyarakat bingung dengan moratorium, kenapa tetap ada pelaksanaan padahal lanjutan dari yang tahun 2014,” terangnya.

Untuk kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Ogan Ilir (OI), Pramono menjelaskan, sudah selesai yang sekarang, disusul pelaksanaan untuk Kabupaten Empat Lawang, OKI, serta OKU. Sejauh ini, Pramono mengatakan belum ada kendala apapun yang dihadapi dalam pelaksanaan tes.

“Bahkan, ketika terjadi pemadaman listrik kemarin tidak ada kendala apapun. Hanya mati satu menit, karena genset kita otomatis langsung menyala. Semuanya terekam diserver sehingga peserta tak perlu takut data dan jawaban mereka akan hilang,” tandasnya.

Sumber: [RMOL]

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016