
TRANSFORMASINEWS,BANYUASINBadan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Banyuasin mengklaim di tahun 2014 program pembagian sertifikat gratis telah mencapai 80 persen dari jumlah 7606 sertifikat yang tersebar ke masyarakat.
Dimana secara keseluruhan sertifikat gratis ini berasal dari Program Nasional (Prona) dengan jumlah 4000 bidang tanah, untuk transmigrasi dengan 2246 sertifikat dan retribusi 460 sertifikat yang tersebar di 25 desa/kelurahan dari 19 kecamatan.
“Mudah-mudahan diperkirakan akhir bulan Oktober ini program sertifikat gratis ini sudah kelar seratus persen,” ujar Agus Junaidi MPA Kepala BPN Banyuasin saat ditemui dalam acara penyerahan sertifikat gratis prona di Desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III, kemarin.
Dijelaskannya pembuatan sertifikat gratis ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BPN RI.
“Kedepannya, kalau ada anggarannya kami akan mengusulkan untuk pembuatan sertifikat itu dibiayai oleh APBD Banyuasin agar 100 persen tanah di Banyuasin bersertifikat,” tuturnya.
Ia pun menginformasikan kepada masyarakat, bahwa biaya pembuatan sertifikat prona ditanggung oleh Negara, akan tetapi untuk melakukan persiapan pra sertifikat tidak dianggarkan oleh Negara namun dipersiapkan oleh pemohon.
“Biaya pra pembuatan sertifikat ditanggung pemohon, dimana biaya tersebut digunakan untuk pemasangan patok, melengkapi surat tanah seperti SPH, dan pembelian materai,” paparnya.
Tahapan kedua jelang pengukuran tanah oleh panitia dan percetakan sertifikat ditanggung pemerintah, namun jika nilai lahan pemohon lebih dari Rp 60 juta, maka dikenakan pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah Bangunan (BPHTB).
SUMBER:RMOL