TransformasiNews – Jakarta, Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin setelah beberapa hari lalu menerima penghargaan tertinggi dari pemerintah atas jasa jasanya berupa Bintang Mahaputera Utama, Senin (18/8)Orang Nomor satu di Sumsel ini kembali menerima Penghargaan berupa Piala Adibahasa yang datang dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Pemberian Piala Adibahasa yang diserahkan langung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh itu bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Bahasa Negara 2014 yang digelar di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. Ditempat yang sama juga berlangsung Seminar dan Lokakarya Lembaga Adat dengan Tema “Strategi dan Diplomasi Kebahasaan untuk mengembankan perdamaian : Bahasa Negara dalam Bingkai Kebinekaan”, yang diikuti 94 peserta perwakilan Lembaga Adat seluruh Indonesia. Selain Gubernur Sumsel H alex Noerdin Penghargaan yang sama juga diterima oleh Pemerintah Provinsi Nangroe Aceh Darusallam, sedangkan untuk Tokoh Kebahasaan diterima oleh Psikolog Imam Prasojo dan Yudi Latief. Menurut Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof DR Mahsun Piala Adibahasa yang diberikan kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, karena selama lima tahun H Alex Noerdin telah menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan benar secara konsisten di ruang publik, selain itu Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Jajaranya juga telah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam tata kelola Pemerintahan di Sumsel seperti dalam bentuk surat menyurat dan administrasi perkantoran lainya. “Mengapa Pak Alex kita beri Penghargaan ini karena beliau secara konsisten telah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar diruang ruanag publik, selain beliau juga menerapkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam tata kelola pemerintahan di Sumsel” ujarnya. Pada bagian lain Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh dalam sambutanya menyampaiikan Ucapan selamat kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin atas Penghargaan yang telah diraihnya dan hal ini diharapkan agar dapat menjadi pemacu daerah-daerah lain di Indonesia untuk melakukan hal yangg sama. Selanjutnya Muhammad Nuh mengingatkan pnetingnya membangkitkan Bahasa Indonesia sebagai identitas Budaya Bangsa, karena Bahasa selain menjadi sarana komunikasi juga merupakan pondasi dalam membbangun bangsa yang berbudaya. Dijelaskan pada Kurikulum 2013 Bahasa Indonesia adalah Bahasa Negara dengan memperkya kosa kata sehingga diiharapkan anak anak mampu memberikan ekspresi dalam kesantunan berbahasa. Sementara itu Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumsel Drs Widodo M.Pd mengatakan Penghargaan ini adala merupakan Apresiasi Pemerintah Pusat melalui Kemendikbud kepadaa Jajaranya atas keerhasilan dalam menerapkan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik di ruang ruang Publik maupun dalam peneraan tata kelola Pemerintahan. Dikatakan Penghargaan seperti ini juga menrupakan tatangan yan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan agar kedepanya lebih baik lagi. (Rilis)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi