Pagaralam – Proses pemungutan suara Pilkada Kota Pagaralam, Rabu berjalan lancar, karena kekurangan surat suara pada sejumlah tempat pemungutan suara bisa diatasi dengan mengambil ke TPS terdekat.
Ketua Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam Yenli Elmanoveri menyampaikan hal itu ketika dihubungi ANTARA dari Palembang, Rabu.
Menurut dia, pada pemungutan suara pilkada Kota Pagaralam hari ini memang ada beberapa tempat pemungutan suara (TPS) yang kekurangan surat suara, tetapi bisa diatasi dengan mengambil ke TPS terdekat surat suaranya berlebih.
“Tadi, data masuk ke kita ada tiga TPS kekurangan surat suara, tetapi bisa diatasi, karena mengambil ke TPS yang berlebih,” katanya.
Ia mengatakan, begitu mendapat informasi surat suaranya kurang maka prosesnya cepat diambil dari TPS terdekat.
Jadi, sampai saat ini proses pemungutan suara pilkada Kota Pagaralam berjalan kondusif dan kekurangan surat suara yang sedikit bisa diatasi, ujarnya.
Jumlah surat suara yang disediakan sebanyak jumlah pemilih ditambah 2,5 persen surat suara cadangan.
Pemungutan suara pemilihan wali kota/wakil Wali Kota Pagaralam dimulai sekitar pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB, tuturnya.
Pada hari ini setelah penghitungan di TPS surat suara dibawa ke Kelurahan selanjutnya ke Kecamatan.
Sesuai dengan jadwal yang ada untuk rekapitulasi di tingkat KPU Kota Pagaralam dilaksanakan sekitar 27-29 Januari 2013, jelasnya.
Jumlah pemilih pilkada Kota Pagaralam sebanyak 98.368 orang.
Sembilan pasang calon yang maju diusung partai politik pada pilkada Kota Pagaralam yakni Hj Ida Fitriati-Novirzah (IdaNov), H Suharindi-Hariadi Razak, Hj Septianan Zuraida-Bambang Hermanto (A-Bang), H Sofyan Djamal-Alpian (Sopan), H Muchtar Effendi-H Kusaimi Yatif (MK), H Sukadi Duaji-Musridi Muis (SDM).
Sementara dari jalur perseorangan terdiri atas Hj Rita Lismiati-H Taba Iskandar, H Fachri-Dwikora Sastra Negara (Fachri-Sastra) dan H Arudji Kartawinata-Rasyidi Burhanan (Arras)
sumber: antarasumsel.com
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi