
Ratusan kepala desa yang mengikuti sosialisasi dana desa APBN tahun 2015 yang dihadiri Dr Ahmad Yani Sekretaris Dirjen Perimbangan keuangan RI dan anggota DPR RI Komisi XI Bertu Merlas. Foto:SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
TRANSFORMASINEWS, MARTAPURA – Kabupaten OKU Timur merupakan kabupaten peringkat kedua dengan nilai bantuan dana desa terbesar di Sumatera Selatan (Sumsel) Setelah Kabupaten Lahat dalam penerimaan bantuan dana desa yang bersumber dari APBN. Demikian diungkapkan Sekretaris Dirjen Perimbangan keuangan RI Dr Ahmad Yani saat menghadiri Sosialisasi kebijakan Dana Desa APBN tahun 2015 di Hotel Parai Tani Kelurahan Sungaituha Rabu (12/8/2015) yang dihadiri anggota DPR RI Komisi XI Bertu Merlas ST. Sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Bupati OKU Timur H Herman Deru SH MM.
Menurut Ahmad Yani, Kabupaten OKU Timur menerima bantuan APBN sebesar Rp. 81,6 Miliar untuk 305 Desa defenitif yang ada di OKU Timur. Sedangkan kabupaten Lahat menerima bantuan sebesar Rp. 95 Miliar untuk 360 Desa Defenitif. Sepanjang tahun 2015 kata dia, bantuan dana desa tersebut akan dikucurkan dalam tiga tahapan masing-masing 40 persen pertama, 40 persen kedua dan 20 persen untuk termin ketiga.
Kabupaten OKU Timur kata dia, saat ini sudah mencairkan dana bantuan termin kedua sebesar 40 persen karena pengerjaan termin pertama sudah selesai demikian juga dengan laporan pengerjaannya.
“OKU Timur merupakan kabupaten pertama yang mencairkan termin kedua ini. Ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan. Masyarakat bisa menyelesaikan pembangunan dengan cepat dan efisien. Ini semua berkat kerja keras pemerintah yang telah memberikan program serupa yakni SPPIDES yang telah dilaksanakan sejak beberapa tahun terakhir,” katanya.
Menurut Yani, untuk saat ini setiap desa di OKU Timur menerima bantuan sebesar Rp. 270 Juta yang diperuntukkan sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing berdasarkan kebijakan dan petunjuk dari pemerintah daerah masing-masing. Seperti untuk OKU Timur kata dia, bantuan dana desa difokuskan untuk pembangunan infrastruktur pengerasan jalan.
“Target kita adalah Rp. 1 Miliar per desa. Namun itu akan dilakukan secara bertahap. Tahun 2016 mendatang bantuan ini akan digandakan. Tahun 2017 jumlah bantuan dana desa ini ditargetkan mencapai Rp. 1 Miliar per desa. Untuk seluruh Desa di Indonesia bantuan dana desa ini sebesar Rp. 20,7 Triliun yang akan digandakan pada tahun 2016 mendatang menjadi Rp. 40. Triliun lebih,” katanya.
Bantuan Akan Ditambah, Ratusan Kades Sumringah
Ratusan kepala Desa dan camat yang ada di Kabupaten OKU Timur Rabu (12/8/2015) tersenyum sumringah menyusul pernyataan sekretaris Dirjan Perimbangan keuangan RI Dr Ahmad Yani dan anggota DPR RI Komisi XI Bertu Merlas ST yang mengatakan akan berupaya meningkatkan jumlah bantuan dana desa tahun 2016 yang akan datang.
Riuh tepuk tangan dari ratusan kepala desa dan camat terdengar dalam acara Sosialisasi kebijakan dana desa APBN tahun 2015 yang digelar di hotel parai tani Hotel Martapura saat mendengar pernyataa dari Dr Ahmad Yani yang mengatakan bahwa dana bantuan kepada desa akan ditambah tahun yang akan datang.
“Tahun ini bantuan dana desa yang dikucurkan sekitar Rp. 20, 7 Triliun untuk seluruh Indonesia. Dan rencananya tahun yang akan datang jumlah tersebut akan digandakan. Mudah-mudahan semuanya terealisasi karena kemajuan suatu negara berawal dari desa,” kata Ahmad Yani dalam sambutanya.
Ratusan Kades di OKUT Hadiri Sosialisasi Dana Desa
Ratusan kepala Desa yang ada di kabupaten OKU Timur Rabu (12/8/2015) memadati aula Parai Puri Tani hotel, Kelurahan Sungaituha, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan dalam rangka mengikuti sosialisasi kebijakan dana desa.
Sosialisasi kebijakan dana desa APBN tahun 2015 tersebut dihadiri oleh Sekjen Perimbangan keuangan RI Dr Ahmad Yani dan anggota DPR RI Komisi XI Bertu Merlas ST.
Acara sosialisasi dibuka langsung oleh bupati OKU Timur H Herman Deru SH MM.
Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan juga mengenai penjelasan dalam penggunaan serta pengelolaan dana desa yang bersumber dari APBN.
Sumber:TRIBUNSUMSEL.COM
Posted by: Amrizal Aroni
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi