1,5 Juta Surat Suara Rusak Siap Diproduksi Lagi

 

Tribunnews.com/Yogi Gustaman Komisioner KPU, Arief Budiman

Tribunnews.com/Yogi Gustaman
Komisioner KPU, Arief Budiman

TRANSFORMASINEWS.COM, JAKARTA – Menjelang hari pemungutan suara Pemilu Legislatif 9 April 2014, ditemukan jumlah surat suara yang rusak setelah disortir di KPU Kabupaten atau Kota dan jumlahnya mencapai 1.537.160. Surat suara rusak tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

“Surat suara sebanyak 1.537.160  ini diminta diproduksi ulang. Ini tersebar di sebagian besar kabupaten atau kota. Jadi, produksinya pun tersebar di berbagai perusahaan,” ujar komisioner KPU, Arief Budiman di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (21/3/2014).

Dari jumlah keseluruhan yang diproduksi, menurut Arief, surat suara yang rusak hanya 0,20 persen. Bukan tidak mungkin surat suara yang rusak bertambah. Surat suara rusak dikarenakan beberapa hal seperti tersobek, terciprat tinta, tergunting.

Menindaklanjuti temuan ini, KPU langsung memerintahkan perusahaan pencetak surat suara untuk mencetak kekurangannya. Namun, sebelum melakukan pencetakan, KPU pusat menunggu rincian data dari KPU Kabupaten atau Kota yang mendapati jumlah pasti surat suara rusak.

“Setelah semua laporan dari daerah pemilihan komplit, langsung kita produksi. Sekarang kita lakukan secara simultan. Hari ini mungkin 95 persen perhitungan atas kurangnya surat suara yang sudah selesai,“ terang mantan anggota KPU Jawa Timur ini.

Arief memastikan, perusahaan tidak kesulitan untuk memproduksi kekurangan surat suara karena rusak. Selain perusahaannya banyak, rata-rata mesin cetak milik perusahaan dapat memproduksi 80 surat suara dalam waktu satu jam.

“Yang lama distribusinya,” imbuhnya.                              TRIBUNNEWS.COM

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016