Pemred Tabloid Obor dan Fadli Zon
TRANSFORMASINEWS.COM – JAKARTA – Sejumlah foto-foto yang memperlihatkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga menjadi sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta yaitu Fadli Zon beredar bersama Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat Setiyardi Budiono disejumlah media sosial masyarakat mulai dari facebook hingga twitter, banyak yang mengecam dan menuding bahwa tabloid obor rakyat merupakan suruhan Fadli Zon alias kubu Prabowo-Hatta Radjasa. Karena banyak yang menduga keduanya adalah sahabat sejak masa muda.
Seperti dengan akun facebook HRy BOw yang mengatakan bahwa difoto itu Setiyardi Budiono sengaja menggunakan baju kotak-kotak agar dibilang biar dibilang kadernya jokowi, licik banget ni orang.
Senada, Emy Fullblues menulis “Ya tenang itu lebih baik, dengan tenang bisa punya kesadaran jadi boneka dari ambisi orang lain bijak enggak lah sudah jelas Jokowi milik dan senjata rakyat melawan anarki kok masih juga mau memfitnah!memang rakyat buta dan tuli?! kasiaaaaaaan….no 1 dan Jokowi Presiden RI pasti menang.!”
Erick Nur A juga menulis di kolom komentarnya bahwa “Feeling gw dia pake bau kotak2 untuk mndapat kan opini rakyat bahwa dia adlh org.a jokowi…sehingga opini yg di dapat dia tau sgala.a ttg jokowi karna dia org.a jokowi…tp buat gw itu modus bajingan penjilat lintah darat yg ingin mndapatkan kkuasaan dgn mfitnah seseorang…emang sperti srigala berbulu domba…baik d depan d blakang mncaci…ya sperti itulah sifat seorang kafir qurais…” tuturnya.
Semantara beberapa akun facebook lainnya seperti Tatang Sumarna juga bernada marah dan mengatakan Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat Setiyardi Budiono harus di hukum dengan seberat-beratnya, kalau perlu di hukum mati karena tujuannya menyebar fitnah kebencian terhadap umat muslim.
“Hukum mati saja pemred tabloid obor rakyat ini, karena tujuan nya menyebarkan kebencian terhadap umat Islam serta Fitnah terhadap Jokowi. Kalau itu tukuan nya bisnis murni kenapa Tabloid ini disebarkan secara gratis dan hanya untuk pesantren pesantren saja, tutur Tatang Sumarna.
Dan inilah tulisan-tulisan lainnya dalam komentar facebook soal beredarnya foto Fadli Zon dan Pemred Obor Rakyat:
Pait Item : dalangnya MNC group tp polisi gk berani jd nanti cm sampai di styardi
Jiah : Foto ini seolah-olah keduanya adalah teman akrab dan kemungkinan Obor Rakyat sngaha dlakukan keduax…
Arief Yg Tersendiri : hukum alam berlaku,setyardi sudah di anggap hina di mata sosial.dia sudah memanen hasil dari apa yg di tanam nya.
Jamal Malik : Kebebasan PERS mulai di sandra
Gary Handhika : Penghasut, Pemecah-belah, Pemfitnah jangan dikasih ampun. Hukum HARUS TEGAS menghukum cecunguk2 seperti ini.
Namun, anehnya kuasa hukum pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, Habiburokhman justru mengatakan sangat iba kepada pemimpin redaksi dan redaktur tabloid Obor Rakyat yang dilaporkan ke polisi itu dan bersedia membantu keduanya.
“Obor Rakyat tidak ada apa-apanya, beda dengan fitnah. Kalau ada yang minta ke saya dari teman-teman Obor Rakyat, saya bersedia membantu,” tutur Habiburokhman di Jakarta beberapa waktu lalu.
Habiburokhman menjelaskan bahwa orang di balik pembuatan Obor Rakyat telah disudutkan oleh kubu pasangan capres-cawapres Joko Widodo dan Jusuf Kalla dengan pengajuan laporan ke Badan Reserse Kriminal Polri. Tindakan tersebut dianggap berlebihan oleh Habiburokhman.
“Jangan mentang-mentang mereka dekat dengan polisi jadi lapor ke polisi,” tuturnya.
Sebelumnya, tim advokasi Jokowi-JK melaporkan Pemred Obor Rakyat SB dan redaktur Obor Rakyat, DS, ke Bareskrim Polri pada Senin (16/06/2014) lalu karena dianggap menyebarkan kebencian atas dasar SARA. Mereka juga meminta Polri menelusuri jaringan di balik pembuatan dan penyebaran tabloid tersebut. BERITA HEADLINIE

