
TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel mengeluarkan Perda nomor 4 tahun 2014 tentang Tertib Muatan Kendaraan Angkutan Barang. Unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor Pematang Panggang, Senawar Jaya, Kota Baru, Simpang Nibung dan Merapi. Aturan baru itu menggantikan Perda lama yang sudah 12 tahun belum direvisi.
Kepala UPTD Penimbangan kendaraan Bermotor atau PKB Dishubkominfo Sumsel, Hudari Adnan menjelaskan, besaran tarif kendaraan kini dibagi menjadi empat golongan.
Golongan I adalah kendaraan angkutan barang dengan JBB 1.500-8.750 kilogram. Golongan II mengatur beban antara 8.750-15.500 kilogram.
Sementara untuk Golongan III dengan beban kendaraan dari 15.500-21.000 kilogram. Untuk angkutan barang dengan beban di atas 21.000 kilogram masuk ke dalam Golongan IV. Biaya yang dikenakan masing masing golongan berbeda.
“Jika Golongan I tingkat I mencapai Rp60 Ribu, tingkat 2 Rp100 ribu, sementara golongan 1 tingkat 3 mencapai Rp150 ribu dan golongan I tingkat 4 Rp250 ribu,” terangnya, Selasa (20/1/2015).
Dengan mekanisme baru ini lanjutnya, pendapatan daerah sektor timbangan naik hingga 100 persen. Bila tahun lalu Dishubkominfo Sumsel mencatat kisaran Rp15 Miliar. Maka tahun dengan mekanisme baru bisa naik hingga Rp30 miliar.
“Tiap tingkatan berdasarkan persentase pelanggaran kelebihan muatan. Selama ini disamaratakan dengan mekanisme Rp150 ribu per kilogram tanpa penggolongan,” ungkapnya. Berikut daftar tarif masing-masing Golongan tiap mobil:
Golongan I JBB (1.500-8.750 kilogram)
-Tingkat 1 PELANGGARAN > 5% S/D 15 % DENDA = Rp.60 ribu
-Tingkat 2 PELANGGARAN > 15% S/D 25 % DENDA = Rp’100 ribu
-Tingkat 3 PELANGGARAN > 25% S/D 60 % DENDA = Rp.150 ribu
-Tingkat 4 PELANGGARAN > 60% s/d 90 % DENDA = Rp.250 ribu
Golongan II JBB (8.750-15.500 kilogram)
-Tingkat 1 PELANGGARAN > 5% S/D 15 % DENDA = Rp..100 ribu
-Tingkat 2 PELANGGARAN > 15% S/D 25 % DENDA = Rp.’250 ribu
-Tingkat 3 PELANGGARAN > 25% S/D 60 % DENDA = Rp..350 ribu
-Tingkat 4 PELANGGARAN > 60% s/d 90 % DENDA = Rp..450 ribu
Golongan III (15.500-21.000 kilogram)
-Tingkat 1 PELANGGARAN > 5% S/D 15 % DENDA = Rp..100 ribu
-Tingkat 2 PELANGGARAN > 15% S/D 25 % DENDA = Rp.’350 ribu
-Tingkat 3 PELANGGARAN > 25% S/D 60 % DENDA = Rp..450 ribu
-Tingkat 4 PELANGGARAN > 60% s/d 90 % DENDA = Rp..550 ribu
Golongan IV (>21.000 kilogram)
-Tingkat 1 PELANGGARAN > 5% S/D 15 % DENDA = Rp..350 ribu
-Tingkat 2 PELANGGARAN > 15% S/D 25 % DENDA = Rp.’500 ribu
-Tingkat 3 PELANGGARAN > 25% S/D 60 % DENDA = Rp..550 ribu
-Tingkat 4 PELANGGARAN > 60% s/d 90 % DENDA = Rp..750 ribu
(Sumber: Dishubkominfo Sumsel/SRIPOKU.COM/SKU.Transformasi )
