Tak Mau Kecolongan, Polres OKU Timur Kejar Pembeli Senjata Api Rakitan

TRANSFORMASINEWS.COM, MARTAPURA-OKU TIMUR. Setelah berhasil menggerebek rumah yang dijadikan sebagai pabrik pembuatan senjata api rakitan dan mengamankan satu tersangka.

Tak mau kecolongan, Polres OKU Timur kejar pembeli senjata api rakitan yang diduga berada di OKU Timur.

Kapolres OKU Timur, AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan, identitas pembeli sudah diketahui dan saat ini sedang dilakukan pengejaran.

“sekarang anggota sedang melakukan lidik keberadaan pembeli senjata api tersebut dan melakukan pengejaran,” ujar Irsan.

Terungkapnya identitas pembeli senjata api rakitan itu setelah polisi menangkap pembuat senjata api rakitan di Dusun Sukajaya Proyek, Desa Muncak Kabau, Kecamatan BP Bangsa Raja, Kabupaten OKU Timur, bernama Sanusi (45).

Tersangka membuat senjata api setelah menerima pesanan.   Setelah diinterogasi oleh polisi, tersangka pembuat senjata api rakitan, Sanusi mengakui telah membuat kurang lebih sepuluh senjata api rakitan yang telah dijual ke tujuh orang pembeli dimana salah satu pembelinya telah meninggal.

“Dari pengakuan Sanusi, dia bisa membuat senjata rakitan karena diajari oleh temannya yang ada di OKU Timur, saat ini polisi sedang mengembangkan kasus dan sedang mencari teman dari tersangka tersebut,” ujar Irsan.

Sanusi ditangkap pada Senin (3/7/2017) dan polisi berhasil mengamankan barak bukti berupa 3 butir amunisi kaliber 38, peluru hampa aktif, 2 buah silinder senpi, satu unit mesin gerinda, 2 unit mesin bor, satu unit mesin las dan beberapa peralatan lainnya di lokasi pembuatan senjata api.

Selain itu, polisi juga mengamankan dua unit senjata api rakitan yang sudah jadi, dua buah senapan angin aktif, 6 gagang senjata api rakitan (senpira), 5 besi pelatuk senpira dan satu casis senpira.

Tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 2 UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang membawa, menyimpan, menguasai senjata api tanpa dilengkapi surat izin yang sah.

Sumber:SUARAOKURAYA (ikm/jef)

Posted by: Admin Transformasinews.com