Pimpinan KPK: Bansos Peluang Terbesar Korupsi

thumb_502871_11234714102014_bambang_widjojanto_paparan
BAMBANG WIDJOJANTO MEMAPARKAN PELUANG KORUPSI PADA SEMILOKA KOORDINASI SUPERVISI PENCEGAHAN KORUPSI TAHUN 2014, GRAHA BINA PRAJA PEMPROV SUMSEL, SELASA (14/10)/RMOL

TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Berdasarkan gambaran umum hasil pengamatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013 seluruh provinsi yang ada di Indonesia., permasalahan dana hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) merupakan peluang terbesar timbulnya korupsi.

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto dalam sambutannya mengatakan, mengenai penggunaan dana hibah dalam pelaporan yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Laporan yang diberikan tidak terdapat monitoring dan evaluasi penggunaan dana hibah.

“Akibatnya, akuntabilitas penggunaan dana hibah tidak dapat dipertanggungjawabkan. Serta, efektivitas pemberian dana hibah tidak dapat dipastikan,” terangnya saat Semiloka Koordinasi Supervisi Pencegahan Korupsi tahun 2014, Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (14/10).

Dia menambahkan, pemberian bantuan sosial dalam bentuk uang terhadap korban bencana tidak efektif. Karena, bantuan yang diberikan kepada korban bencana alam secara berkelanjutan bukan upaya untuk rehabilitasi sesuai dengan tujuannya.

“Adanya potensi penyalahgunaan dana bansos, dan menimbulkan ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial tersebut,” ungkapnya.

Sumber: [RMOL]