Transformasinews, JAKARTA – Anggaran pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2014-2019 sungguh fantastis nilainya. Pelantikan tersebut akan menghabiskan dana sekira Rp16,1 miliar. Tak pelak agenda tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak, seperti LSM Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA).
Direktur Investigasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, menilai bila anggaran pelantikan tersebut bukan hanya pemborosan melainkan sebagai ajang pesta hura-hura.
“Saya mengucapkan selamat bertugas, dan berhura-hura buat anggota baru DPR dan DPD atas pelantikanmu. Saya sebut pelantikan ini sebagai pesta berhura-hura. Ini karena anggaran yang dikeluarkan tidak kecil, dan ini jauh dari efesiensi, masa untuk pelantikan DPR, DPD, dan MPR, akan menghabiskan uang pajak rakyat, yang dialokasikan sebesar Rp16.122.970.000,” tegas Uchok kepada Media, Selasa (30/9/2014).
Kata Uchok, anggaran tersebut jelas menyakiti hati rakyat. Dimana saat ini pemerintah melakukan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan menguras subsidi untuk kepentingan rakyat.
“Selain itu, pelantikan ini sungguh dahsyat, fantasis, mewah, dan hanya membuat rakyat menjerit saja. Masa acara pengambilan sumpah/janji anggota DPR, DPD, MPR pemerintah mengeluarkan anggaran sebesar Rp16,1 miliar. Padahal, saat ini rakyat mulai kesusahaan lantaran tidak punya duit karena pemerintah mulai melakukan pembatasan BBM seperti jalan tol,” tegas dia.
(Okezone)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
