Memprihatinkan, Upah Buruh Indonesia Paling Rendah

Memprihatinkan, Upah Buruh Indonesia Paling Rendah
Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia melakukan aksi unjuk rasa, di Bunderan HI, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2015. Aksi tersebut untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke 16 dengan mendesak pemerintah untuk memberikan upah layak , jaminan kesehatan gratis dan menolak penghapusan hak mogok. TEMPO/Imam Sukamto
TRANSFORMASINEWS, JAKARTA – Nasib buruh di Indonesia masih jauh dari sejahtera. Dari sisi upah, buruh di Indonesia menerima bayaran jauh di bawah rekan senasib di negara-negara lain di Asia.

Seperti dilansir dari Yahoo Finance yang mengutip Bloomberg, dibandingkan dengan beberapa negara Asia, upah yang diterima buruh Indonesia jauh lebih rendah.

Berdasarkan hasil analisis The Economist Intelligence Unit (EIU), meskipun tahun ini upah buruh di Indonesia diperkirakan naik 48 persen, mereka hanya menerima 74 sen per jam. Sedangkan buruh di Cina menerima US$ 4,79 per jam, Filipina US 3,15 per jam, dan Vietnam US$ 3,16.

EIU menyebutkan pemerintah Indonesia menghadapi tekanan untuk menaikkan upah buruh. Pada Desember tahun lalu, ribuan buruh turun ke jalan memprotes keputusan Presiden Joko Widodo yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan harga BBM membuat kehidupan buruh semakin nelangsa.

SUMBER:YAHOO FINANCE | TEMPO.CO/AR