Jelang APEC, SBY Cek Kesiapan Bandara Ngurah Rai

Badung – Presiden Susilo Bambang Yudoyoni (SBY) hari ini, Selasa (24/9/2013) sore mengunjungi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Kunjungannya SBY kali ini untuk mengecek kesiapan bandara yang dikembangkan dalam rangka menyambut kedatangan kepala negara peserta APEC 2013.

Dalam kunjungannya SBY didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu. SBY yang memastikan kesiapan fisik dan fasilitas terminal baru ini disambut Komisaris Utama dan Direktur Utama Angkasa Pura Tommy Soetomo.

SBY dan Boediono juga meninjau area terminal kedatangan internasional yang sudah beroperasi sejak tanggal 19 September lalu. Dalam rangka pelaksanaan APEC Summit Oktober mendatang, Angkasa Pura juga telah menyiapkan jalur khusus untuk para delegasi APEC yang dilengkapi dengan red carpet dan hospitality desk.

Menurut Tommy, berbagai fasilitas keberangkatan internasional, tidak hanya fisik terminal yang telah rampung 100%, namun seluruh fasilitas penunjang operasional di terminal baru ini juga telah siap untuk beroperasi.

“Check in konter yang jumlahnya 96 unit dilengkapi dengan sistem Hold Baggage Screening, konter imigrasi di ruang kedatangan dan keberangkatan internasional yang secara keseluruhan berjumlah 52 unit, serta 7 unit conveyor belt pada area pengambilan bagasi sudah siap digunakan,” ujarnya, Selasa (24/9/2013) sore.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Angkasa Pura Airports, kata Tommy , disamping membangun terminal baru internasional juga mengembangkan area sisi udara dengan membuat area parkir pesawat seluas 84.502,5 M untuk menampung tambahan pesawat-pesawat jet pribadi yang diperkirakan akan datang dalam rangka APEC CEO Summit 2013. Pengembangan sisi udara ini, sambung Tommy, juga akan dilengkapi dengan dengan General Aviation Terminal yang dikhususkan untuk penerbangan pribadi atau charter .

“Dengan luasan terminal yang hampir 3 kali lebih besar dibandingkan terminal lama serta konter imigrasi dan VoA yang jauh lebih banyak, tentunya hal-hal seperti ini tidak akan lagi menjadi kendala. Pada jam puncak, Bandara I Gusti Ngurah Rai sering didarati oleh 2 pesawat berbadan besar secara bersamaan dengan total lebih dari 800 penumpang,” jelasnya. (inilah)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016