Benahi Drainase, DKI Anggarkan Rp1 Triliun

Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) menjadi salah satu program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membenahi sistem drainase. Proyek ini diharapkan mengatasi masalah banjir di Ibukota.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, menyatakakan DKI sudah menganggarkan Rp1 triliun lebih untuk proyek JEDI tersebut. “Nanti untuk bangun pagar di sungai dan untuk pengerukan. Kami mau pakai sistem sedot jadi lebih bersih,” kata Jokowi di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu, 26 Januari 2013.

Jokowi menambahkan program JEDI tersebut akan disahkan besok, 28 Januari 2013. “JEDI diketok, APBDnya langsung mulai. Artinya, DPRD juga harus cepet-cepet, karena ditunggu.”

Setiap tahun Jakarta dihantui masalah banjir.(VIVAnews/Rohimat)

Setiap tahun Jakarta dihantui masalah banjir.(VIVAnews/Rohimat)

Secara umum JEDI mencakup perbaikan sungai, waduk, dan situ di sekitar kawasan Jakarta. Sedikitnya 13 sungai akan dikeruk. Waduk maupun situ yang telah dangkal juga akan dikuras.

Sungai yang akan dikeruk adalah Banjir Kanal Barat, Cakung Drain, Cengkareng Drain, Kali Angke, Kali, Cideng, Kali Kamal, Kali Sunter, Kali Tanjungan, Kali Krukut-Kali Cideng-Tanah Sereal, Kali Jelakeng-Kali Pakin-Kali Besar, Kali Ciliwung Gunung Sahari, Sodetan Sentiong Sunter, Kali Grogol – Sekretaris

Sedangkan waduk yang akan dikeruk adalah Waduk Pluit, Waduk Melati, Waduk Sunter Utara, Waduk Sunter Selatan, dan Waduk Sunter Timur III.

sumber: vivanews

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016