|
PLT BUPATI OKU, KURYANA AZIZ DAN ANGGOTA DPD PERCHA LEANPURI/ RMOLSUMSEL |
|
TRANSFORMASINEWS, BATURAJA. Dua kandidat bakal calon bupati (Balonbup) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yakni Hj Percha Leanpuri dan H Kuryana Aziz, tak sengaja dan tanpa diduga-duga bertemu di sebuah rumah warga di Desa Tanjung Kemala Kecamatan Baturaja Timur, Senin (27/4) kemarin.
Pertemuan terjadi saat putri sulung Bupati OKU Timur H Herman Deru itu mendadak berhenti di salah satu rumah warga di ruas Jalan desa Tanjung Kemala, di tengah perjalanannya menuju Kecamatan Lubuk Batang.
Kala itu ia mendapati ada warga yang sedang berduka. Percha langsung menghentikan kendaraan yang dinaikinya dan langsung melayat ke rumah duka.
“Assalamualaikum, kebetulan aku lewat disini ada bendera hijau itu, langsung aku nak melayat,” ujar Percha.
Ternyata di rumah duka itu sudah ada Plt Bupati OKU H Kuryana Aziz yang duduk persis depan pintu pagar rumah duka. Otomatis, kedatangan anggota Percha mau tidak mau ikut disambut Kuryana.
“Yo lah, inikan jalan umum,” jawab Kuryana usai menjawab salam Hj Percha.
Dalam pertemuan yang terbilang singkat tersebut tampak keduanya bertegur sapa dengan akrab. Namun terlihat Plt Bupati OKU ini agak canggung dan grogi dan lebih banyak diam. Sesekali saja menjawab pertanyaan yang terucap dari bibir Hj Percha.
“Kapan wak pelantikannyo,” tanya Hj Percha yang langsung dijawab H Kuryana.
“Kalo aku ni dak ngotot nian, waktunyo jugo dak lamo lagi”.
Untuk mencairkan suasana, Hj Percha juga menyambung obrolan tersebut dengan menyampaikan salam Ayahandanya kepada H Kuryana Azis.
“Iyo wak, kalo Papa (H Herman Deru) sampai tanggal 23 Agustus, jadi dak lamo lagi bapak jabat Bupati di OKU Timur, oh yo wak ado salam dari Papa, tadi aku sempat telepon papa sebelum mampir kesini,” ucap Hj Percha yang sempat terdengar oleh wartawan yang ikut rombongan Hj Percha.
Dalam obrolan yang berdurasi sekitar 10 menit tersebut, Hj Percha juga menanyakan kabar Hj Badiar Dewi (istri Kuryana) yang pada saat itu tidak ikut hadir melayat mendampingi H Kuryana.
“Wak betino mano wak?, Salam bae dari Percha,” ucap Percha sembari menutup perbincangan karena harus melanjutkan
perjalanannya ke salah satu desa di Trans Merbau.
Usai berbincang dengan H Kuryana, Hj Percha pamit kepada ahli musibah dan semua warga yang datang melayat ke rumah duka termasuk pada H Kuryana yang saat itu masih duduk persis di muka pintu pagar.
“Payu wak, aku nak bejalan lagi,” ucap Percha sambil menjulurkan tangan untuk berjabat tangan dengan H Kuryana yang disaksikan banyak warga.
Percha Leanpuri ketika dibincangi wartawan terkait apa saja yang diperbincangkannya dengan H Kuryana Azis mengaku tidak ada obrolan spesial terutama menjelang Pilkada OKU yang akan digelar akhir tahun ini.
“Tidak ada obrolan yang detail, tadi hanya mengobrol biasa layaknya saya selaku masyarakat OKU dengan H Kuryana Azis sebagai Plt bupati yang juga masyarakat OKU, yang kebetulan tadi bertemu saat melayat di rumah salah satu warga di desa Tanjung kemala, semuanya biasa saja akrab seperti keluarga Percha sendiri,” ujar Percha.
SUMBER:[RMOL/AR]
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi