Anggus: Senang Bisa Bermain Musik Bersama Rejung Pesirah

TransformasiNews.com,Palembang-Tabuhan perkusi dan bebunyian merdu alat musik terdengar dari belakang Gedung Dewan Kesenian Palembang BKB sore itu, Jumat (28/2/2014).

Seperti biasa lantunan musik etnik khas Sumsel dimainkan oleh Komunitas Musik Etnik Rejung Pesrah ditempat itu. Namun ada yang cukup berbeda hari itu, kali ini mereka kedatangan tamu dari Benua Australia yang sengaja berkunjung untuk ngejam bareng.

“Hari ini kita kedatangan tamu musisi asal Sydney Australia. Atas rekomendasi teman, bule Australia tersebut tertarik untuk ngejam bareng,” ujar Marta, Produser Komunitas Etnik Rejung Pesirah.

Bule Jangkung bermata biru ini bernama Angus. Ia merupakan Backpaker asal Australia yang telah mengarungi daratan Indonesia mulai dari Bali hingga Palembang dengan perjalanan darat.

Mungkin di Palembang cukup aneh melihat Bule. Namun ternyata bule-bule sudah mulai banyak yang mengunjungi Palembang khususnya jenis turis backpaker. Dikatakan Sulis, Anggota Komunitas Couchsurfing yang membawa Angus. Angus sendiri bisa kesini lewat komunitas Backpacker Couchsurfing. Komunitas di internet yang berbag keramah tamahan lintas negara.

Di komunitas tersebut seorang traveler bisa meminta agar setidaknya diberi tempat menginap di negara yang ingin dikunjunginya. Lewat permintaan inilah Angus meminta kepada Sulis agar menyambutnya di Palembang.

“Angus bukan yang pertama kali, sebelumnya ada juga dari Perancis dan negara lain. Ini juga berlaku untuk saya jika saya mau ke negara lain, dengan merequest kepada anggota yang negaranya kita mau kunjungi,” ujar Sulis.

Angus sendiri kebetulan punya background sebagai seorang musisi. Sehingga Sulis merekomendaskannya agar untuk mengunjungi kegiatan musik etnik di DKP.

 

Sulis mengatakan dirinya tak harus menjadi guide, ini semua tergantung dari kesediaan tuan rumah bisa atau tidak untuk menemani sang Bule berwisata ria. Sulis mengatakan di Palembang ada sewkitar 20 an orang yang tergabung dalam komunitas serupa.

“Backpaker biasanya mandiri, dia akan pergi sendiri menjelajahi tempat yang ia ingin kunjungi,” tukas Sulis.

Angus sendiri terlihat senang dengan keramahan warga Palembang. Ia dengan biola yang selalu dibawanya mulai melebur dengan komunitas Musik Etnik Rejung Pesirah tanpa canggung.

Angus menceritakan, bahwa dirinya sedang dalam cuti kuliah. Seperti kebanyakan mahasiswa lainnya di Sydney, Angus melakukan traveling ke beberapa penjuru negara. Ia memulai dari Bali dan final tujuannya adalah sampai ke Istambul Turki.

“Tiap daerah berbeda atmosfernya, namun saya banyak belajar dari teman-teman yang menampung saya bagaimana bersikap yang baik agar di sambut baik pula oleh warga yang tempatnya saya kunjungi,” ujar Angus yang baru sedikit menengal bahasa Indonesia.

Anggus belum bisa memastkan kapan dirinya akan kembali traveling ke daerah lain(TRibunNews.com)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016