JAKABARING – Penutupan Islamic Solidarity Games (ISG) ke-3 di Stadion Gelora Sriwijaya, Selasa (01/10), mengambil tema Harmoni In Unity. Sesuai jadwal, Menpora dan Gubernur Sumsel tiba di Stadion pukul 19.00 WIB. Penutupan ISG dihadiri Presiden Islamic Solidarity Sport Federation (ISFF) Nawaf Faisal Fah Abdul Aziz; dan Ketua KOI Rita Subowo. Acara dimulai dengan angka 10 turun ke-1, yang kemudian menampilkan lagu Coutdown ISG dimulai penampilan theme song “One World” oleh Warna. Kemudian dilanjutkan video singkat tentang kegiatan ISG. Acara dilanjutkan dengan doa bersama dipimpin Prof Aflatun Mochtar.
Kemudian, parade cabor kontingen dan wasit. Iringan-iringan parade dimulai dengan marching band PT Bukit Asam, pembawa bendera negara peserta ISG, dan atlet setiap cabor.
Selanjutnya, sambutan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, pelaksanaan ISG ini bisa sukses. “Selamat untuk para pemenang. Alhamdulillah ISG ini berjalan sukses,” katanya. Dia menuturkan, untuk melaksanakan ISG ini panitia sudah bersimbah keringat, berurai air mata, berjuang untuk mensukseskan ISG ini. “Terima kasih kepada seluruh panitia pusat dan daerah, Pemkot Palembang; dan masyarakat Palembang yang telah mendukung penyelenggaraan ISG,” ucap Alex.
Dalam sambutannya, Menpora Roy Suryo mengatakan, berkat dukungan semua pihak, ISG sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. “Sebagai penanggungjawab, kami terima kasih kepada Presiden Indonesia; pimpinan MPR; dan DPD; panglima TNI; Kapolri; Presiden ISFF. Teristimewa ucapan terima kasih kepada Gubernur dan Walikota yang mendukung ISG. Saya juga ucapkan terima kasih kepada masyarakat Palembang yang sudah menjadi tuan rumah yang sangat baik. Terima kasih kepada KOI; Inasoc. Terima kasih kepada atlet, wasit yang telah mempersembahkan prestasi,” ucapnya.
Roy menambahkan, Jika ada kekurangan, pihaknya minta maaf. “Kepada atlet dan wasit, terima kasih karena Indonesia menjadi juara umum melampaui target 10 besar. Keberhasilan ini bukan keberhasilan kelompok. Ini wujud nyata, ini berkat dukungan wong kito galo. Semoga semua atlet kembali dengan selamat,” beber Roy.
Acara dilanjutkan peluncuran kembang api. Kemudian penampilan artis Denada dan Cakra Khan. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyerahan bendera ISFF kepada negara Azerbaijan. Selanjutnya, penampilan parade tari kolosal campur sari budaya Nusantara. Prosesi penurunan bendera ISFF oleh Paskibraka diiringi lagu mars ISFF. Dilanjutkan dengan hibuaran Penutupan ini, dimeriahkan artis ibu kota yakni Denada, Siti Liza, Cakra Khan, dan Armada. (palembang-pos)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
