
Sumsel dan Palembang kini menjadi pembicaraan banyak orang.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin juga sempat kaget.
Banyak orang menghubunginya melalui telepon, WhatsApp dan email menanyakan kebenaran kabar itu.
“Ada juga pertanyaan dari Presiden. Apa benar berita ini. Staf nya yang tanya,” kata Alex usai mengikuti sidang paripurna di DPRD Sumsel, Senin (20/3/2017).
Alex kemudian menanyakan kebenaran berita ini ke Walikota Palembang, Harnojoyo.
Kebenarannya kata Alex, tidak seperti itu. Hanya ada rencana untuk menambah satu tarian lagi.
“Ini akibat pernyataan tidak cerdas, walikota dibully habis-habisan. Kepada dewan, mari redam. Kalau tidak perlu, jangan asal bicara. Kalau tidak ngerti masalah jangan asal bicara,” kata Alex.
Menurut Alex, adat istiadat dan hukum Islam itu beda. Jangan dicampur.
Oleh sebab itu ia minta kepala dinas yang memberikan statement itu minta maaf ke masyarakat.
“Ini sangat sensitif, jangan mengutak-atik kondusifitas Sumsel selama ini,” terang Alex.
Ketua DPRD kota Palembang Sayangkan Adanya Kabar Tari Gending Sriwijaya Dihilangkan

Ia pun mengaku kecewa jika memang ada statement dari Kepala Dinasterkait hal tersebut.
“Saya selaku ketua DPRD kota Palembang menyayangkan kalau itu benar-benar statement Kepala Dinas apalagi ini menyangkut agama,” ujarnya, Senin (20/3/2017).
Lanjut dia, warisan budaya itu harus dilestarikan bukan malah dimusnahkan.
“Kalau ingin menambahkan silakan tapi kalau dihapuskan kami menyesalkan,” kata dia.
Seperti yang diketahui, Tari Gending Sriwijaya merupakan tarian khas daerah Sumsel yang sering dilakukan saat menyambut tamu kehormatan.
Sumber:Tribunsumsel.com/Wawan Perdana/Sri Hidayatun
Posted by: Admin Transformasinews.com