Penerapan KIS, Dinkes Sumsel Juga Belum Paham

thumb_992607_12451604112014_KIS
net

TRANSFORMASINEWS-Dalam penerapan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel mengaku belum mengetahui petunjuk teknis jalannya program tersebut.

Bahkan penerapan KIS dapat menimbulkan masalah tambahan atau dualisme dalam pelayanan kesehatan di Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumsel, Lesty Nuraini kepada media mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) bagaimana penerapan KIS di Sumsel.

“Kami masih menunggu petunjuk teknisnya dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan juga dan juga dari Gubernur Sumsel. Sambil menunggu kartu tersebut siap digunakan,” terangnya saat dikonfirmasi, Selasa (4/11).

Sementara itu, Anggota DPR RI, Okky Asokawati menjelaskan, dalam penerapan KIS ada baiknya dilakukan sosialisasi terlebih dahulu.

“Saran saya, baiknya KIS ini terlebih dahulu disosialisasikan ke pusat pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan serta masyarakat,” pintanya.

Ia khawatir, kalau tiba-tiba KIS diberlakukan justru akan muncul dualisme di dalam sistem pelayanan kesehatan, yakni dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Jika memang dalam kajian pelaksanaan KIS di lapangan belum final. Sebaiknya tidak perlu dipaksakan, lebih baik ubah nomenklatur saja dari BPJS menjadi KIS.

“Ini jauh lebih rasional dan minim potensi masalah daripada menambah yang baru (KIS). Namun, justru berpotensi bermasalah di lapangan,” tambahnya. [rmol]