
Suasana rapat pasca kebakaran.FOTO:TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
TRANSFORMASINEWS, MUARAENIM – Dalam rapat bersama perwakilan para pedagang yang menjadi korban kebakaran gedung A pasar inpres Muaraenim, Bupati Muaraenim usulkan beberapa lokasi yang dijadikan alternatif lokasi untuk merelokasi 378 pedagang yang menjadi korban kebakaran.
Hal ini diungkapkannya dalam rapat pasca kebakaran yang menimpah Gedung A Pasar Inpres Muaraenim, Senin (4/5) di ruang rapat Bappeda Muaraenim.
Dikatakan Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar ada beberapa lokasi alternatif yang bisa menjadi pilihan untuk merelokasi para pedagang tersebut.
Diantaranya di belakang Terminal Regional atau di Plaza GOR Pancasila (pasar pagi/pedagang sayuran turut dipindahkan ke lokasi tersebut).
“Selain itu di pasar Mambo 1, Mambo 2 dan ex bangunan YPL, tetapi parkir mobil angkutan antar desa dipindahkan dan pedagang kuliner yang berjualan pada malam hari juga turut dipindahkan ke terminal samping KODIM 0404 Muara Enim.” Jelasnya
Pedangang Minta Tetap Diijinkan Berjualan di Sekitar Eks Kebakaran

Ratusan pedagang yang menjadi korban kebakaran di gedung A Pasar Inpres Muaraenim hadir di halaman kantor Bupati Muaraenim, Senin (4/5/2015). FOTO:TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Para pedagang yang menjadi korban kebakaran pasar meminta kepada Pemkab Muaraenim agar tetap diizinkan untuk berjualan di sekitar area eks kebakaran Pasar Inpres Muaraenim.
Seperti yang dituturkan oleh Ketua Forum pasar inpres Muaraenim mewakili para pedagang, Jhon Effendi (50) saat di temui wartawan, Senin (4/5).
“Kami berharap diperbolehkan berjualan di sekitar area kebakaran,yakni di halaman parkir depan pasar inpres, halaman kantor penggadaian dan di eks bangunan sekolah YPL Muaraenim,” harapnya.
SUMBER:TRIBUNSUMSEL/AR
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi