Tim Mabes Polri Amankan Kapolres Kediri karena Diduga Terima Pungli

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

TRANSFORMASINEWS.COMJAKARTA. TIM Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Mabes Polri dan Polda Jatim mengamankan Kapolres Kediri AKB EH dan sejumlah pejabat lain setelah terbukti melakukan pungli pembuatan SIM di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Satlantas Polres Kediri.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di Surabaya, Senin (20/8) membenarkan pengungkapan kasus pungli di jajaran Polres Kediri.

“Polda belum menerima pelimpahan dari Mabes. Sementara enam orang masih diperiksa dan didalami oleh Tim Saber Pungli Mabes Polri,” katanya.

Data yang dikumpulkan di Polda Jatim menyebutkan operasi tangkap tangan dilakukan pada Sabtu (18/8). Tim Saber Pungli menemukan praktik pungli terhadap pemohon SIM oleh petugas Satpas yang bekerja sama dengan lima orang calo yang sudah terkoordinasi.

Setiap pemohon SIM dikenakan biaya bervariasi, mulai Rp.500 ribu sampai Rp.650 ribu. Setiap harinya, para calo menyetorkan uang pungutan kepada seorang PNS yang bertugas yang kemudian dilaporkan kepada Baur SIM Satpas Polres Kediri Bripka Ika.

Setelah itu, dana yang dikumpulkan itu dialirkan sejumlah pejabat Polres termasuk Kapolres. Tim Saber Pungli juga mendapati catatan kalau Kapolres Kediri menerima aliran dana pungli sekitar Rp.50 juta per minggu.

Adapun Kasatlantas Polres Kediri sebesar Rp.15 juta, Kanit Registrasi dan Identifikasi (KRI) Satlantas Polres Kediri menerima Rp.3 juta, dan Baur SIM sebesar Rp.3 juta.

“Polda Jatim menyerahkan sepenuhnya proses penanganan pungli ini ke Tim Mabes Polri. Polda hanya memfasiltasi proses pemeriksaan,” katanya.

Bukti yang disita oleh tim dari Mabes Polri, di antaranya berkas pemohon SIM, dan rekap pungutan di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Selain itu juga disita uang hasil pungutan di luar PNBP sejumlah Rp.71 juta, dengan rincian, pungutan di luar PNBP Rp.14.546.000 diamankan dari calo berinisial BD. Tim juga mengamankan Rp.40 juta dari Kapolres Kediri.

Sumber:  mediaindonesia.com

Posted by: Admin Transformasinews.com