Saksi Dugaan Korupsi Jalan Pelabuhan Indralaya Diperiksa Kejati Usai Pelantikan Bupati OI Terpilih

Dok.Foto; Amrizal Aroni Transformasinews.com

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG – Pemeriksaan para saksi dalam dugaan kasus korupsi proyek peningkatan Jalan Pelabuhan Dalam Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) tahun 2017, baru akan dilakukan oleh Kejati Sumsel usai pelantikan Bupati OI terpilih.

Hal tersebut diungkapkan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Zet Tadung Allo, Kamis (14/1/2021).

“Jadi dugaan kasus korupsi proyek peningkatan Jalan Pelabuhan Dalam Indralaya Ogan Ilir tahun 2017 pemeriksaan saksinya kita lanjutkan usai pelantikan Bupati OI terpilih. Ini dilakukan guna menjaga etika agar jangan sampai ada yang berfikir jika perkara ini terdapat unsur interpensi. Oleh karena kita neteral, makanya pemeriksaan saksi dilanjutkan usai pelantikan bupati,” paparnya. Seperti yang dilansir media koransn.com.

Meskipun demikian dirinya menegaskan, jika hingga kini proses penyidikan dugaan kasus korupsi proyek tersebut masih tetap berjalan.

“Proses penyidikannya masih berjalan, hanya pemeriksaan saksi saja yang dilanjutkan usai pelantikan bupati,” ungkapnya.

Sementara Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman sebelumnya mengatakan, jika Kejati Sumsel segera menetapkan tersangka dugaan kasus korupsi proyek peningkatan Jalan Pelabuhan Dalam Indralaya Ogan Ilir tahun 2017. Hal ini dikarenakan audit kerugian negaranya sebesar Rp. 3,2 miliar telah dikeluarkan oleh BPKP RI.

“Jadi audit kerugian negara dalam dugaan kasus ini telah keluar yakni sebesar Rp. 3,2 miliar lebih, dan kini kami sedang melakukan pendalaman penyidikan untuk melengkapi barang bukti guna menetapkan tersangkanya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam perkara ini, Kamis (17/9/2020) Jaksa Penyidik Kejati Sumsel telah menggeledah Kantor Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir. Dalam penggeledahan tersebut Jaksa Penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen. (KoranSN-ded/aar)