Rahidin H Anang Dititipkan di Rutan Pakjo, Tersangkut Masalah Sewa Gudang

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG.  Mantan staf ahli Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Rizal Ramli, Rahidin H Anang dititipkan Kejaksaan Tinggi Sumsel di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I/A Pakjo Palembang, Kamis (26/4).

Rahidin tersangkut masalah sewa gudang dan dilaporkan pemilik gudang Betty Andry Lie Tjongan.

Kepala Rutan Klas I/A Pakjo Palembang, Mardan membenarkan pihaknya telah menerima satu orang tahanan titipan dari penyidik Kejati Sumsel atas nama Rahidin H Anang. “Saat ini (Rahidin) sudah di dalam (rutan). Untuk awal masih dikarantina,” katanya, Kamis (26/4) siang.

Dikatakan Mardan, Rahidin bakal ditempatkan di sel yang sama dengan tahanan pidana umum lainnya, serta wajib mengikuti aturan rutan selama dititipkan. “Tahanan ini statusnya titipan. Jadi bisa diperpanjang atau tidak, tergantung dari penyidik yang menitipkannya. Kita dari rutan hanya menerima titipan tahanan saja,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rahidin ditahan setelah upaya jemput paksa yang dilakukan Subdit III/Jatanras Polda Sumsel pascapenyerahan berkas dan tersangka (P21) kepada Kejaksaan Tinggi Sumsel.

Dalam berkas perkara penyidik tertera, Rahidin H Anang melanggar pasal 335 KUHP dan/atau UU Nomor 1 tahun 2011 tentang perumahan dan atau pasal 2 dan pasal 6 huruf B dan 9 Nomor 51/Prp tahun 1960.

Dalam laporan polisi nomor LPB/414/VII/2017/SPKT, Rahidin dilaporkan oleh Betty Andry Lie Tjongan (61), karena menggunakan bangunan gudang miliknya tanpa izin.

Kasus ini bermula saat korban menyewakan bangunan gudang seluas 412 meter persegi di kawasan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame, Palembang, kepada Rahidin sejak 31 Desember 2015.

Rahidin menyewa gudang tersebut selama dua tahun seharga Rp. 220 juta. Namun selepas masa kontrak usai per 1 Januari 2017, Rahidin enggan mengosongkan barang-barang berupa mesin cetak dalam gudang tersebut.

Hingga akhirnya bulan Juli 2017, korban yang menderita kerugian hingga Rp. 80 juta, melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Sumber: Fornews.co

Editor: Nurmuhammad

Posted by: Admin Transformasinews.com