Puluhan Milyar Dana Hibah KONI Sumsel Berujung Laporan ke Kajati

Foto Gedung kejati Sumsel/Net

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANGDana Hibah seakan menjadi ladang yang empuk bagi oknum pejabat dalam mencicipi manisnya kue APBD serta melakukan tindakan untuk memperkaya diri sendiri alias melakukan praktik KKN.

Bagaimana tidak, akhir-akhir ini begitu banyak kasus Dana Hibah mencuat ke permukaan publik Sumsel dan tak sedikit juga pejabat yang berpindah tempat tidur menghuni Hotel Predeo.

Sebut saja misalnya pada kasus mega skandal Dana Hibah Sumsel TA 2013 yang telah banyak menyedot perhatian publik Sumsel, meskipun saat ini baru dua orang yang dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tipikor Palembang.

Dan, kali ini soal Dana Hibah Pemrov Sumsel ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel Tahun 2015-2016 yang diketahui juga berujung pada laporan ke penegak hukum.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) diketahui telah melaporkan penggunaan Dana Hibah pada KONI Sumsel perihal dugaan tindakan korupsi dan TPPU terkait Dana Hibah KONI Sumsel tahun 2015 dan 2016 yang tidak disetorkan kembali ke kas Umum Daerah sebesar Rp Rp. 3.463.559.075 ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Dimana pada Tahun Anggaran 2015 dan 2016 Pemprov Sumsel memberikan Dana Hibah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumsel masing-masing sebesar Rp. 50.000.000.000 tahun 2015 dan tahun 2016 sebesar Rp. 50.000.000.000.

Pada pencairan Dana Hibah KONI tahun 2015 dan 2016 juga terdapat indikasi permasalahan, yakni terdapat sisa Dana Hibah tahun 2015 yang tidak disetorkan kembali ke kas Umum Daerah sebesar Rp. 3.463.559.075 waktu kejadian tahun 2015 sampai dengan 2016.

Hal itu merujuk berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (LHP BPK RI) atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2016 Nomor 39.c/XVI.Plg/5/2017 tanggal 30 Mei 2017 buku 3 halaman 36 sampai dengan 38.

Menyebutkan bahwa Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan tidak mengembalikan ke kas umum daerah dan tidak mempertanggungjawabkan sisa Dana Hibah.

Sumber: Klikanggaran.com 

Editor: Nurmuhammad

Posted by: Admin Transformasinews.com