Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pengendalian Banjir Rp1,4 Miliar, Kejari Pagaralam Juga Periksa Dari Unsur ULP Provinsi

TRANSFORMASINEWS.COM- Kejari Kota Pagaralam, melakukan penyidikan dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan saluran pengendali banjir tahun anggaran 2021senilai Rp1.4 47.975 000. Proyek tersebut berasal dari Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumsel.

Kepala Kejaksaan Negri Pagaralam M Zuhri SH, melalui Kepala Seksi Intelijen Luthfi Presly SH., pada siaran persnya Nomor: PR – 002/L.8.16/Dek.3/08/2022 menjelaskan, bahwa Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Pagaralam melakukan pemeriksaan saksi-saksi pada Selasa 30 Agustus 2022.

“Bahwa pemeriksaan Saksi berdasarkan Surat Panggilan dari Penyidik Kejaksaan Negeri Pagar Alam Nomor: B-1211/L.6.18/Fd.1/08/2022 tertanggal 18 Agustus 2022, telah didapatkan keterangan antara lain dari Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Selatan yaitu (RA, AR, GG, SS, dan HE) selain itu 3 (tiga) orang dari swasta CV.SW dan CV.M yang pemeriksaan Saksi-Saksi tersebut dilakukan pada tanggal 23 Agustus 2022, 24 Agustus 2022, dan 30 Agustus 2022,” jelasnya.

Selanjutnya berdasarkan Surat Pemanggilan Saksi dari Penyidik Kejaksaan Negeri Pagar Alam Nomor: B-1210/L.6.18/Fd.1/08/2022 tertanggal 18 Agustus 2022, beberapa Saksi yang telah memberikan keterangan kepada Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Pagar Alam, yaitu dari 2 (dua) orang dari pihak ULP Provinsi Sumatera Selatan (Mz dan Ma) yang pemeriksaan Saksi-Saksi tersebut dilakukan pada tanggal 24 Agustus 2022 dan 30 Agustus 2022.

“Bahwa saat ini Tim Penyidik masih mempelajari keterangan para Saksi yang sudah diperiksa oleh Penyidik, sembari menunggu hasil perhitungan fisik yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan dari tim ahli Perkindo Provinsi Sumatera Selatan,” paparnya.

About Admin Transformasinews

"Orang yang mengerti itu mudah untuk memaafkan"

View all posts by Admin Transformasinews →