Meski Honor, Devi Si Penipu Cantik Dandanannya Sangat High Class

devi-meliasari-pelaku-penggelapan-pajak-samsatTRANSFORMASINEWS,  PALEMBANG – Sosok Devi, mantan pegawai harian lepas (PHL) Dispenda Sumsel yang diduga telah menipu puluhan pembayar pajak kendaraan di Samsat Palembang, mulai terkuak. Lajang berkulit putih itu bergaya hidup sosialitas muda. Rambutnya dicat merah dan mengendaraai mobil Honda Jazz merah.

“Tidak tahu apakah (mobil) itu milik dia atau punya orangtuanya, pastinya dia punya mobil. Saat bekerja tidak terlalu mengurusi harta orang, yang terpenting bekerja,” kata seorang lelaki di Samsat Palembang. Dia enggan menyebutkan nama ketika dibincangi Tribun Sumsel, Kamis (13/11).

Di Samsat, Devi dikenal bergaya high class. Penampilan Devi menarik karena memiliki wajah cantik dan berkulit putih. Ditambah rayuan dapat mengurus pajak kendaraan secara cepat dan lebih mudah, Devi memikat para pembayar pajak di Samsat. Sejumlah 53 orang dikabarkan tertipu. Devi melarikan uang ratusan juta berikut STNK dan BPKB mobil.

“Kalau dibandingkan dengan PHL wanita yang lain di Samsat, dia yang memang dandannya paling high class lah. Selain itu, jika mengenakan baju Dispenda, PNS yang ada di sini saja bisa kalah dengan penampilan Devi,” ujar pegawai itu.

Setelah Agustus dan kasus ini mulai muncul, Devi tidak pernah lagi dilihatnya. Di loket formulir yang biasa jadi tempat bekerja Devi sudah digantikan orang lain. Orang-orang di Samsat tidak mengetahui nama asli dari Devi, mereka hanya mengenal nama panggilannya.

Tidak ada juga yang mengetahui rumah atau tempat tinggal Devi. Nomor telepon yang pernah diberikan Devi tidak aktif lagi sejak Agustus lalu. Kepala UPTD Dispenda Sumsel Samsat Palembang Dirmansyah mengatakan, Devi sudah dipecat sejak Agustus.

Desas-desus mengenai pembayaran pajak yang dilakukan melalui perantara Devi mulai dikeluhkan wajib pajak dua bulan terakhir. Beberapa wajib pajak yang melalui perantara Devi juga ada yang sempat meminta agar uang dan dokumen milik mereka dikembalikan. Beberapa minta dokumen milik mereka agar pajak bisa diurus.

Sumber: TRIBUNSUMSEL.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published.