MAKI Palembang: Robohnya Proyek di Musi Rawas Harus Dibawa ke Ranah Hukum

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG

Proyek Dinas PSDA Sumsel, berupa rehabilitasi irigasi D.I Air Deras yang berlokasi di Kabupaten Musi Rawas tahun 2019, roboh setelah satu tahun dipakai.

Adapun pelaksana pekerjaan adalah CV Marinka. Proyek rehab irigasi ini mulai dikerjakan pada tanggal 18 Oktober 2019, dengan kontrak ber- nomor: 611/34/SP.B.Sugihan/APBD/PSDA/2019. Adapun pagu anggaran sebesar Rp8,9 miliar.

Dimensi pekerjaan, panjang pekerjaan rehab bangunan irigasi dari Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, tepatnya titik lokasi dari Desa Srimulyo sampai ke Desa Sukarejo, hingga menyambung ke Desa Sukakarya

Informasi yang dihimpun, penyebab ambruknya atau amblasnya bagian proyek yang baru diselesaikan itu diduga, lantaran tanpa pondasi.

Proyek yang didanai oleh APBD Provinsi Sumsel tahun 2019 itu sudah rusak (retak) di beberapa titik pada dinding saluran irigasi. Dan kerusakan yang paling parah adalah amblasnya pada bangunan irigasi. Hal itu terjadi, disinyalir pihak pelaksana tidak melaksanakan pekerjaan sesuai speks teknis.

Disamping itu juga, disinyalir pelaksanaan pekerjaan kurang pengawasan dari dinas terkait.

Secara visual, bangunan irigasi senilai Rp8,9 miliar itu tidak layak secara konstruksi, karena dinding saluran irigasi menggantung tanpa pondasi.

Salah satu pekerja proyek di lapangan mengungkapkan, bahwa material untuk rehab irigasi berasal dari bongkaran irigasi lama. Adapun alasan menggunakan material bekas, lantaran kontraktornya belum mengirim bahan material.

“Material batu sebagian membongkar di bangunan lama, sebab Bos belum mengirim material,” ucap pekerja itu.

Koordinator MAKI Palembang, mengatakan, mestinya pengawas dan PPTK dapat mengawasi proyek tersebut dengan profesional dan sebaik-baiknya.

“Jangan menunggu selesai proyek, baru ke lapangan,” Sindir Bony Bolitong dari MAKI Palembang.

Menurutnya, gagal konstruksi merupakan tanggung jawab PPTK, Pengawas dan kontraktor pelaksana.

“Gagal kontruksi ini dapat berimplikasi hukum, karena berpotensi merugikan negara. Aparat hukum harus menindak lanjutinya”, pungkas Bony.

Belum ada pihak terkait yang bisa dikonfirmasi terkait dugaan permasalahan tersebut.

MAKI Palembang

About Admin Transformasinews

"Orang yang mengerti itu mudah untuk memaafkan"

View all posts by Admin Transformasinews →