KPAI Nilai Ponpes Harus Ikut Bertanggungjawab Atas Kekerasan di Lingkungan Pondok, Begini Alasannya!

TRANSFORMASINEWS.COM-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan, jika pihak Pondok Pesantren harus bertanggung jawab atas kekerasan yang terjadi di lingkungan ponpes.

“Saya menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang dilakukan aparat penegak hukum dan mendorong penggunaan UU No. 11/2021 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Namun, karena kekerasan terjadi dilingkungan Pendidikan dan melibatkan para peserta didik, maka seharusnya tidak semua ditimpakan kepada anak-anak pelaku, pihak Ponpes harus ikut bertanggungjawab karena Tindakan kekerasan terjadi diduga kuat akibat lemahnya sistem pengawasan ponpes. Kalau sistem pengawasannya bagus, tidak mungkin peristiwa seperti ini terjadi,” kata Komisioner KPAI, Retno Listyarti dalam siaran persnya menanggapi maraknya kekerasan di lingkungan Pendidikan, Sabtu, 9 Seftember 2022.

Menurut Retno, sistem pengawasan Ponpes perlu dievaluasi, karena manajemen ponpes umumnya memanfaatkan santri senior untuk melakukan pengawasan rutin, apalagi ketika jumlah santrinya sangat banyak, tidak hanya ratusan, bisa ribuan.

Baca link terkait: Kekerasan Marak di Ponpes, KPAI Desak Kemenag Buat Sistem Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan

“Apakah selama ini ada teguran ketika para santri senior yang bertugas mengawasi santri junior melakukan kekerasan, misalnya kekerasan verbal atau kekerasan fisik. Apakah ada ketentuan di ponpes bahwa tidak diperkanankan melakukan kekerasan dengan alasan apapapun, termasuk atas nama mendisiplinkan?” ujar Retno.

About Admin Transformasinews

"Orang yang mengerti itu mudah untuk memaafkan"

View all posts by Admin Transformasinews →