Ki Enthus Susmono Calon Bupati Tegal Wafat, Gema Tahlil Penuhi Rumah Duka

MI/Supardji Rasban

TRANSFORMASINEWS.COM, TEGAL-JATENG. GEMA tahlil memenuhi kediaman calon Bupati Tegal, Jawa tengah (Jateng), Enthus Susmono, 52.

Dalang mbeling itu meninggal dunia Senin (14/5) sekitar pukul 19.00 WIB. Wafatnya Ki Enthus cepat menyebar melalui media sosial (medsos).

Dari pantauan Media Indonesia di rumah duka di Desa Bengle, Kecamatan Pagongan, Kabupaten Tegal, ribuan pelayat mendatangi rumah almarhum.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pemberitaan dan Dokumentasi Pemkab Brebes Heri Nugoroho menyampaikan, Enthus meninggal dunia saat di perjalanan menuju tempat pengajian di Desa Argatawang, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Senin petang.

Ki Enthus Susmono  Meninggal Dunia
Ki Enthus Susmono Meninggal Dunia: INDONESIA kehilangan salah satu dalang terbaik. Enthus Susmono yang juga menjabat sebagai Bupati Tegal meninggal dunia, Senin (14/5) malam. Pesan singkat yang dikirim Pjs Bupati Tegal Sinung Rachmadi, diterima pukul 20.01 WIB. “Telah meninggal dunia Bupati Tegal Bp H Enthus Soesmono pd hari ini Senin 14 Mei 2018 pk 19.10 WIB dlm usia 52 th di RS Soeselo Slawi,” tulis pesan itu.  Direncanakan jenazah Dalang Terbaik Indonesia di Festival Wayang Indonesia 2005, akan dimakamkan, Selasa (15/5). (A-5). Dok. Mediaindonesia.com/IST

“Saat di perjalanan beliau tak sadarkan diri. Beliau kemungkinan kelelahan dan langsung dibawa ke RSUD DR. Soeselo, Slawi,” ujar Heri.

Saat dalam penanganan tim dokter di RSUD Soeselo itu Enthus menghembuskan nafas terakhirnya. “Tidak lama ditangani petugas medis beliau kemudian meninggal,” ucap Heri.

Dalam kancah pilkada yang bakal digelar 27 Juni mendatang, Enthus berpasangan dengan Umi Azizah. Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tegal itu bahkan ikut debat pilkada di Gedung Korpri Slawi, Minggu (14/5).

Ki Enthus Berdakwah dengan Wayang

Ki Enthus Berdakwah dengan Wayang
Dok. MI

BERITA duka menyentak warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, calon Bupati Tegal (Petahana) Enthus Susmono yang juga dikenal seorang seniman dalang meninggal dunia sekitar pukul 18.15 WIB Senin (14/5) di RSUD Soesilo, Slawi, Tegal.

Kabar meninggalnya Enthus Susmono yang lahir pada 21 Juni 1966 tersebut, cukup mengejutkan karena selama ini dikenal cukup aktif baik sebagai kepala daerah yang sedang sibuk berkampanye untuk periode kedua maupun berkegiatan berkeliling Indonesia untuk mendalang.

Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya Enthus yang dilantik sebagai Bupati Tegal pada 8 Januari 2014 lalu itu, namun diduga meninggal akibat kelelahan karena aktivitasnya dan serangan jantung.

“Saya belum tahu secara pasti penyebab wafatnya beliau, hingga sekarang jenazah masih di rumah sakit,” kata Kepala Humas Pemkab Tegal Herri Nugroho.

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Tegal, Sinoeng Rachmadi Noegroho dalam pesan singkat juga mengabarkan meninggalnya budayawan dan seniman dalang yang dikenal mbeling itu, menurut rencana akan dimakankan Selasa (15/5).

Ki Enthus Susmono yang juga aktif di dunia politik karena ketokohannya di dunia pedalangan, pada tahun 2005 menerima gelar Doktor Honoris Causa bidang seni budaya dari International Universitas Missouri, AS, dan Laguna College of Bussines and Arts, Calamba, Filipina, juga telah menerima berbagai penghargaan, bahkan ratusan karyanya juga tersimpan dalam museum di Belanda, Jerman, dan New Mexico.

Sebagai seniman dalang, gebrakan dan keberanian melakukan inovasi dan kreasi wayang, menjadikan Enthus yang dibesarkan dari lingkungan keluarga dalang melejit dan terkenal, sebagai adalah anak semata wayang Soemarjadihardja, dalang wayang golek Tegal dengan istri ke-tiga bernama Tarminah menjadikan dirinya semakin matang dalam berolah seni sekaligus berdakwah menggunakan media wayang

Keberanian memadukan berbagai tokoh dunia dalam seni wayangnya menjadikan Enthus semakin dikenal, bahkan tokoh-tokoh dunia seperi George Bush, Saddam Hussein, Osama bin Laden, Gunungan Tsunami Aceh, Gunungan Harry Potter, Batman dan  Alien menjadi inspirasi baru di pergelaran wayang kulit hingga disukai anak muda.

Sumber: Mediaindonesia.com

Editor: Nurmuhammad

Posted by: Transformasinews.com