Instruksi Menhan Upaya Agar TNI Netral di Pilkada 2018

ANTARA/Risky Andrianto

TRANSFORMASINEWS.COM, JAKARTA.  PAKAR Pertahanan Muradi menilai instruksi yang dikatakan Menhan kepada prajurit TNI agar loyal kepada pemimpin merupakan hal yang normatif. Pasalnya, hal tersebut ia tangkap sebagai bentuk imbauan agar TNI tetap netral menjelang bergulirnya Pilkada 2018.

“Normatif ya karena yang saya tangkap Menhan juga melihat adanya indikasi ketidaknetralan TNI karena ada anggota yang maju, di Sumatera dan Riau, misalnya. Ya itu warning biasa. Saya menangkapnya itu imbauan agar tidak macam-macam. Saya kira ini penegasan dari Menhan agar TNI fokus dalam kerja-kerja pertahanan,” ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (6/5).

Dirinya pun mengungkapkan apa yang diimbau Menhan merupakan bentuk upaya menjaga demokrasi yang lebih baik. Pasalnya, ia melihat indikasi ketidaknetralan bisa saja terjadi dikarenakan adanya anggota TNI yang pensiun dini guna ikut dalam kontestasi Pilkada 2018.

“Yang dilakukan Menhan itu saya kira penegasan agar prajurit TNI tidak melakukan politik praktis dan menjaga profesionalitas, politik prajurit itu harusnya politik kenegaraan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan agar seluruh pasukan mampu membuktikan loyalitasnya kepada negara dan pimpinan. Loyalitas sangat penting, seperti sebuah mobil yang mungkin mogok apabila mesinnya tidak berfungsi dengan baik.

“Bagi prajurit, loyalitas nomor satu. Kalau tidak suka jadi tentara, ya berhenti saja. Mau jadi tentara, kok merongrong, ini enggak benar namanya,” kata dia seusai mengunjungi Batalyon 467 Paskhas TNI-AU di Halim Perdanakusuma, Jakarta, (4/5).

Sebagai informasi, ada 4 perwira TNI yang telah mengajukan pengunduran diri dari institusinya dan telah mendapatkan restu untuk pensiun dini guna mengikuti Pilkada 2018.

Berikut daftar para perwira TNI yang ikut Pilkada 2018 dikutip dari data KPU

Letjen Edy Rahmayadi, Calon Gubernur Sumatera Utara (PKS-Hanura-Golkar-PAN-Gerindra-NasDem). Brigjen Edy Nasution, Calon Wakil Gubernur Riau (PKS-NasDem-PAN). Mayor Inf David Suardi, Calon Wali Kota Bengkulu (Perseorangan). Kolonel Murianto Babay, Calon Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Perseorangan).

Sumber: Mediaindonesia.com

Posted by: Admin Transformasinews.com