Ini Kata Menteri Agraria, Biaya Urus Sertifikat Tanah Hanya Rp 50.000

ferry-mursyidan-baldan_20151120_214945
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan memberikan sambutan saat Rapat Pleno (Pra Kongres) Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (INI) XXII di Hotel Grand Clarion, Makassar, Sulsel, Jumat (20/11/2015). Foto:TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

TRANSFORMASINEWS.COM, JAKARTA.- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberlakukan skema pengurusan sertifikat bagi perseorangan atau perusahaan melalui loket-loket BPN.

Menurut Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan, dengan mengurus sendiri tanpa perwakilan atau bahkan calo, proses penerbitan sertifikat justru lebih mudah.

“Pertama, datang ke loket BPN, nanti diberi barcode atau PIN. Kalau ketemu si A, si B, ya kita susah (melacaknya),” ujar Ferry di Garut, Jawa Barat, Rabu (13/4/2016) beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, jika masyarakat mengurus sendiri ke loket BPN dan diminta membayar sejumlah dana, minta buktinya.

Pasalnya, seluruh besaran biaya layanan pertanahan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 128 Tahun 2015 tentang Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

PP ini menjadi standar biaya yang ditetapkan untuk administrasi mengurus tanah, yaitu Rp 50.000.

“Kami bisa lacak dengan adanya barcode secara online. Makanya, kalau beli tanah, tanya BPN,” tutur Ferry.

Mulai Sekarang Biaya Mengurus Sertifikat Tanah Hanya Rp 50.000

Oknum BPN

Sementara itu, terkait adanya oknum BPN yang meminta sejumlah biaya di luar dari ketentuan yang berlaku, Ferry menegaskan akan memberikan sanksi.

Pemungutan dana di luar dari ketentuan ini, menurut dia, masuk dalam kategori korupsi dan harus segera ditindak.

Untuk itu, Ferry mengimbau masyarakat agar tidak lagi berpikir negatif soal BPN yang selalu memungut dana besar atau mengeluarkan sertifikat dalam waktu lama.

“Kalau kita terus-menerus berpikir BPN lama mengurusnya, itu ciri-ciri orang yang biasanya menghindari ke BPN. Kami tantang datang sendiri ke BPN, langsung dan jangan diwakili,” ucap Ferry.

Sumber:Tribun-Timur.com

Posted by: Admin Transformasinews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.