Festival Jerami Sebiduk Sehaluan (FJSS) OKU Timur 2018 Akhirnya Pecahkan Rekor Dunia

Bupati OKU Timur Kholid Mawardi saat.menerima rekor MURI FJSS 0KU Timur 2018 yang digelar Bendungan Upper Komering. (Foto: Dadang Dinata)

TRANSFORMASINEWS.COM, MARTAPURA-OKUT. Festival Jerami Sebiduk Sehaluan (FJSS) OKU Timur 2018 yang berlangsung di Bendungan Upper Komering Perjaya, OKU Timur mampu memecahkan rekor dunia kategori patung terbanyak.

Dok. Fb/Net

Penghargaan ini diserahkan langsung Andre Purwandono selaku Manager Museum Rekor Indoneseia (MURI) kepada Bupati OKU Timur Kholid Mawardi yang juga disaksikan perwakilan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Heri Heriawan, Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan Ketua PWI OKU Timur Edward Ferdinat.

Dok. Fb/Net

“Sebelum memberikan rekor ini terlebih dahulu kami melakukan riset dan belum ada di belahan dunia manapun event patung jerami sebanyak ini, dan festival patung jerami baru ada di Indonesia. Untuk layak menjadi Rekor Dunia dengan jumlah 262 patung,” kata Andre Purwandono pada saat pembukaan FJSS pada Minggu (5/8/2018),

Dia memberikan apresiasi yang tinggi kepada OKU Timur. Menurutnya untuk menjadi event top harus ada kriteria khusus dan OKU Timur menciptakan itu dan layak diganjar sebuah rekor kategori superlatif dimana segala sesuati dapat diukur dan dihitung. “Intinya OKU Timur luar biasa,” kata dia.

Dok. Fb/Net

Perwakilan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia Heri Heriawan menambahkan, OKU Timur menjadi salah satu daerah yang layak dijadikan destinasi wisata baru di Indonesia.

Dok. Fb/Net

Festival Jerami Sebiduk Sehaluan merupakan gabungan antara dunia pertanian dan dunia wisata yang layak dipromosikan di mancanegara.

“Kita dari Kementrian Pariwisata bangga dengan FJSS dan mengharapkan kegiatan ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan dan akan menjadi kalender tetap Kementerian Pariwisata,” tuturnya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin memberikan apresiasi pada kabupaten yang lebih dikenal sebagai lumbung pangan nasional. “Ini kegiatan baru dilaksanakan untuk pertama kali dan sudah menjadi rekor dunia. Luar biasa OKU Timur,” ujarnya.

Sumber:  globalplanet.news

Editor: Nurmuhammad

Posted by: Admin Transformasinews.com