DPRD Muara Enim Tetapkan Kaffah Wabup Terpilih, Pengamat Yakin Mendagri Akan Melihat Dengan Kesesuaian Hukum Berlaku

TRANSFORMASINEWS.COM-DPRD Kabupaten Muara Enim telah selesai menggelar Pilwabup dalam rapat Paripurna ke XVII dalam rangka pemungutan dan penghitungan serta penetapan Wakil Bupati Muara Enim terpilih sisa masa jabatan 2018-2023, Selasa, 6 Seftember 2022.

Ahmad Usmarwi Kaffah dengan nomor urut 1 ditetapkan sebagai Wakil Bupati Muara Enim usai mendapat 35 suara. Dia mengalahkan nomor urut 2, Muhammad Yudistira Syahputra.

Pengamat politik Sumsel, Fatkurohman, S Sos., mengatakan, berdasarkan kajian politik hukum terhadap pengesahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih ada ditangan Mendagri atas nama presiden.

Pria yang menjabat sebagai Direktur Wilayah Sumsel Public Trust Institute | Lembaga Kajian dan Survei itu juga meyakini, jika nantinya Mendagri akan melihat sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Saya yakin nantinya mendagri akan melihat peristiwa politik ini terkait kesesuaian dengan aturan hukum yang berlaku”. Ujar Fatkhur saat dihubungi transformasinews.com, Selasa, 6 Seftember 2022.

Fatkhur menjelaskan, Pandangan-pandangan politik hukum Mendagri akan dilihat. Karena, jika mengacu pada pada Undang-Undang No 10 Tahun 2016 tentang Pilkada sudah terang benderang.

“DPRD dapat melaksanakan pemilihan dari usulan dari partai pengusung dengan syarat. UU mengisyaratkan kekosongan Kepala Daerah masa jabatannya minimal 18 bulan sejak terjadi kekosongan, tentu bisa dikaji ini secara politik hukum”. Katanya.

Fatkhur mengajak untuk menunggu proses final nantinya.

“Jika proses sudah selesai, yang jelas kita semua tunggu Mendagri terkait hal ini”.

“Kalau soal pelantikan itu jelas kewenangan dilakukan oleh
Gubernur, jika berhalangan oleh Wakil Gubernur di ibukota Provinsi”. Pungkasnya.

About Admin Transformasinews

"Orang yang mengerti itu mudah untuk memaafkan"

View all posts by Admin Transformasinews →