Di Tengah Kesibukannya Jadi Kepala Daerah, Bupati PALI Raih Gelar Doktor, Motivasi Bagi Pejabat dan Masyarakat PALI

TRANSFORMASINEWS.COM- Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina, pepatah dalam hadits tersebut nampaknya disadari betul oleh Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Dr Ir H Heri Amalindo MM,.

Bagaimana tidak, di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, Bupati PALI berhasil menorehkan catatan tinta emas dalam perjalanan hidupnya dengan berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Teknik dari Universitas Negeri Sriwijaya.

Raihan gelar Doktor (S3) oleh Bupati PALI tersebut usai dirinya berhasil mempertahankan ketersediaan aksesibilitas infrastruktur jalan yang akan mendukung upaya pembangunan ekonomi kawasan menjadi judul sidang disertasi doktoral Prodi Ilmu Doktor Fakultas Teknik (FT) Teknik Sipil Universitas Sriwijaya (Unsri), Kamis, 29 Juli 2022.

Di raihnya predikat doktor yang didapat Heri Amalindo dilakukan dengan penuh perjuangan. Lantaran, kesibukannya sebagai kepala daerah, serta karena pandemi Covid-19 dalam kurun dua tahun terakhir. Bupati PALI berharap berharap, capaian akademik ini bisa menjadi motivasi. Khususnya, bagi segenap jajaran pejabat dan pegawai di Bumi Serepat Serasan.

Bupati PALI secara meyakinkan memaparkan disertasinya di hadapan dua penguji dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Prof Dr Ir Hj Mahmood Md Tahir dan Prof Dr Shek Poi Ngian dan penguji internal, Dr Eddy Kadarsa ST MT.

Serta di hadapan Prof Dr Ir H Anis Saggaff MSCE IPU ASEAN Eng dan Prof Dr Ir H Joni Arliansyah,MT selaku promotor dan co-promotor.

“Meski disertasi ini khusus untuk lingkup ruas jalan di Kabupaten PALI, namun diharapkan ini juga agar akses yang kami buka ini bisa juga ke beberapa daerah tetangga. Seperti ke Banyuasin, Musi Banyuasin, Prabumulih, Musi Rawas dan lainnya,” ungkap Heri kepada awak media usai menyelesaikan sidang disertasi doktornya yang berlangsung di Aula lantai dua gedung FT Unsri Kampus Bukit Besar.

Dari hasil disertasi, Bupati PALI berkeyakinan hal itu dapat diterapkan di semua wilayah di Sumsel.

“Tapi, khusus di Kabupaten PALI sesuai dengan lokasi disertasi saya saat ini setidaknya aksesibilitas jalannya sudah di angka sekitar 85 persen,” kata Heri.

Sementara itu, Dekan FT Unsri, Prof Dr Ir H Joni Arliansyah MT menyebut disertasi Heri ini diharapkan bisa menjadi semaca role model bagi upaya peningkatan aksesibilitas jalan baik di Sumsel bahkan nasional.

Terlebih, dengan dua penguji yang berasal dari UTM yang kini duduk di peringkat 139 dunia yang turut menguji disertasi promovendous Heri Amalindo ini.

About Admin Transformasinews

"Orang yang mengerti itu mudah untuk memaafkan"

View all posts by Admin Transformasinews →