Buka Kedok, Rizal Ramli Ungkap Jokowi Pernah Minta Tolong Dengan Dirinya, Simak Yuk!

TRANSFORMASINEWS.COM-Ekonom senior, Rizal Ramli mengungkapkan, jika Presiden Jokowi pernah meminta tolong kepada dirinya.

Permintaan tolong Jokowi kepada Rizal Ramli tersebut dilakukan saat Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta.

“Gubernur DKI Jokowi
mampir ke kantor RR, minta tolong RR untuk bantuin negosiasi dgn pihak Jepang agar biaya pembangunan MRT Jakarta bisa lebih murah. Negosiasi RR berhasil sehingga pembangunan MRT bisa dimulai,” caption Rizal Ramli pada postingan di Instagram Pribadinya dengan gambar Jokowi lagi tertawa lebar duduk dihadapan Rizal Ramli.

Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta adalah sistem transportasi rel angkutan cepat di Jakarta. Proses pembangunan moda transportasi ini dimulai tahun 2013. Jalur pertama layanan MRT Jakarta dioperasikan tanggal 24 Maret 2019, menjadikannya layanan moda raya terpadu pertama yang beroperasi di Indonesia.

Eks Menko Kemaritiman itu adalah salah satu tokoh yang konsen melakukan kritikan terhadap kebijakan rezim Presiden Jokowi.

Terbaru, Rizal Ramli meminta pemerintah membatalkan kenaikan BBM. Dia meminta pemerintah kreatif sedikit jangan bisanya naikkan utang.

“Batalkan Kenaikan Harga BBM! Kreatif dikit dong, jangan bisanya naikkan utang dan naikkan harga doang – bikin rakyat semakin susah ! Pliss deh Mas @jokowi jangan “Miskir” alias Miskin-Pikir,” cuit Rizal Ramli yang ia sematkan dalam akun Twitter pribadinya seraya membagikan tautan pernyataan dirinya ke salah satu media.

Dalam pernyataannya ke salah satu media, Rizal Ramli menyebut masyarakat yang baru saja mau pulih digebukin lagi.

“Hari ini rakyat biasa kita sangat susah sekali. Uang itu tidak ada. Karena pertumbuhan kredit sangat rendah.

“Masyarakat menengah punya mobil ia, punya tanah ia tapi rata-rata sudah dikreditkan di bank, alias sudah sekolah semua,” kata Rizal Ramli.

“Masyarakat bawah kita saking susahnya punya uang, bergantung pada Pinjol,” timpalnya.

Rizal Ramli mengutarakan adakah cara lain selain menaikkan. “Ada bangget,” cetusnya.

Salah satunya hentikan pengeluaran Abal-abal seperti pembangunan Ibu Kota Negara dan lain-lain.

“Ini lagi susah. Saya sih sederhana. MK anggarannya dinaikkan 4 kali lipat. Pertamina sangat tidak efisien. Bisa dikurangi operasional dan pengeluarannya 20%.

“Pengeluaran pertama bayar utang. 805 Triliun untuk bayar cicilan pokok dan bunga utang, 43 dari APBN,” jelas Rizal Ramli.

About Admin Transformasinews

"Orang yang mengerti itu mudah untuk memaafkan"

View all posts by Admin Transformasinews →