Babinsa Koramil 404/07/ME Monitoring Pesta Adat Melemang di Desa Muara Lawai

TRANSFORMASINEWS.COM – Babinsa Koramil 404-07/ME monitoring kegiatan pesta adat melemang di laksanakan setiap tahun tepatnya tahun baru Hijriyah 1445 H atau di bulan 13 muharam yang di laksanakan di Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim Kabuaten Muara Enim Sumsel, Minggu malam (30/07/2023).

Turut hair dalam acara Pkab Muara Enim, Danramil 07/Me, Polres Muara Enim, Kepala desa muara lawai be serta perangkat desa, BPD, tokoh adat tokoh agama dan masyarakat desa Muara Lawai.

Dalam kesempatan itu juga Dandim 0404 Muara Enim Letkol Arh Rimba Anwar, S.IP, M.IP melalui Danramil 404-07 Muara Enim Kapten Inf Arif Nor Rochman mengintruksikan kepada Babinsa Oloan P Sinaga mengatakan oada malam ini malam puncak masak lemang di desa Muara Lawai.

Masak lemang sudah di lakukan zaman dulu leluhur adat istiadat Desa Muara Lawai setiap tahunnya di lakukan tiap rumah warga masak lemang bersama.”tegas Babinsa Oloan P Sinaga.

Tokoh masyarakat desa muara lawai sebut saja pak Ali mengatakan” kami di desa setiap tahun atau di bulan muharam selalu melaksankan pesta adat terutama di malam ke 13 memasak lemang bersama adapun lemang di masak menggunakan bambu muda yang sudah kita potong di cuci sampai bersih.

Bambu yang sudah bersih di Masukan mengguna daun pisang lalu bambu tersebut kita isi dengan beras ketan putih (ketan) dan beras ketan hitam (beram). Ketan putih Ada yang campur dengan bumbu santan kelapa garam dan udang kering kalau ketan hitam di campur dengan pisang.

Beras ketan sebelum kita masukan dalam bambu ada istilahnya di arun dalam kuali atau wajan ada juga tidak, bambu yang sudah terisi oleh beras ketan putih atau hitam lalu bambu di kukus menggunakan dandang besar, selanjutanya kalau sudah di kukus lemang kita panggang dengan menggunakan bara api sampai lemang kita masak dalam bambu.

Dikatakan” Ali lemang muara lawai sangat di gemari masyarkat, adapun nama lemang kita masak terutama lemang udang, lemang pisang lemang sempaloh dan lemang beram semua kalau terasa kita makan akan ketagihan makan lemang.

” Mari kita lestarikan adat istiadat budaya lemang jangan sampai kita budaya masak lemang kita tinggalkan lestarikan ke budayaan masak lemang di desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim,” ucap Ali. (Agus v).

About Admin Transformasinews

"Orang yang mengerti itu mudah untuk memaafkan"

View all posts by Admin Transformasinews →