Anggaran Pembangunan RS Pratama Semende Berindikasi Menguap?

 TRANSFORMASINEWS.COM, MUARAENIM. Untuk diketahui, pada tahun anggaran 2016 Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Muara Enim telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp.99.884.960.100 dan telah direalisasikan sebesar Rp.45.701.337.200 atau 45,75%.

Selain kinerjanya yang terkesan buruk, ditandai dengan minimnya serapan anggaran yang hanya berkisar 45,75% dari total pos anggaran belanja modal, sumber Klikanggaran.com juga mengindikasikan terdapat dua paket pekerjaan yang diketahui terdapat potensi, uang rakyat bakal mengalami kebocoran.

Angkanya terbilang fantastis, yakni sebesar Rp.122.902.329,77. Hal ini terjadi pada pembangunan Rumah Sakit Pratama Kecamatan Semende Darat Laut dan Rumah Sakit Pratama Kecamatan Gelumbang.

Pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Pratama Semende dilaksanakan oleh PT WPP berdasarkan Kontrak Nomor 03/PPK-SN/RSP/SDL/KES/2016 tanggal 22 April 2016. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 254 hari kalender. Pekerjaan telah selesai 100% dan telah diserahterimakan berdasarkan PHO Nomor 43BAPP/PHO-APBD/KES/2016 tanggal 23 Desember 2016.

Sementara itu, pekerjaan Pembangunan Rumah Sakit Pratama Kecamatan Gelumbang dilaksanakan oleh PT TRA berdasarkan Kontrak Nomor 06/PPK-SG/RSP/GLB/KES/2016 tanggal 25 Agustus 2016. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 126 hari kalender. Pekerjaan telah selesai 100% dan juga telah diserahterimakan berdasarkan PHO Nomor 1480/BAPP/PHO-APBD/KES/2016 tanggal 26 Desember 2016.

Namun, dalam pengerjaannya terdapat indikasi uang rakyat menguap. Dari pekerjaan Rumah Sakit Pratama Semende sebesar Rp.88.646.169,73 dan pekerjaan Rumah Sakit Pratama Gelumbang Rp.34.256.160,04.

Sumber: Klikanggaran.com.

Posted By: Admin Transformasinews.com