Aduh! Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani Berujung di Tangan Penyidik Kejati Sumsel

TRANSFORMASINEWS.COM- Pepatah mengatakan, tidak semua niat baik itu berakhir juga manis. Seperti halnya Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) dari Kementerian pertanian ini.

Meski dari nama programnya yang amat mulia lantaran pro kepada kaum tani, tapi nyatanya program tersebut berujung di tangan penyidik Kejati Sumsel lantaran ada dugaan praktek korupsi.

Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH., menegaskan, penyidikan dugaan kasus korupsi Program SERASI (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani) tahun 2019 yang pelaksanannya dilakukan di Banyuasin bertujuan untuk mengungkap tersangka di perkara tersebut.

Dijelaskannya, jika pada perkara tersebut sejauh ini memang belum ada penetapan tersangka.

“Untuk itulah kegiatan penyidikan dilakukan guna mengungkap tersangka pada dugaan kasus korupsi Program SERASI tersebut,” tegasnya.

Masih dikatakannya, dalam proses penyidikan sudah ada sejumlah saksi yang telah diperiksa Jaksa Penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) yang pemeriksaannya dilakukan di Kejati Sumsel.

“Sebelumnya sudah ada sejumlah saksi yang telah kita periksa di Kejati Sumsel. Pemeriksaan saksi dilakukan karena merupakan rangkaian dari proses penyidikan yang berjalan,” katanya seperti dilansir dari Korans.com.

Program Serasi adalah program dari Kementrian Pertanian untuk provinsi-provinsi.

“Tapi karena Dinas Pertanian Provinsi Sumsel tidak ada wilayah maka pelaksanannya dilakukan di Dinas Pertanian Banyuasin. Jadi pelaksanaan Program SERASI tersebut dilakukan di Banyuasin,” bebernya.

Sementara untuk jumlah kerugian negaranya saat ini masih dalam proses penghitungan oleh Ahli.

Zainudin mantan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Banyuasin sebelumya telah mengatakan, jika Program SERASI tahun 2019 dilaksanakan di Banyuasin saat dirinya masih menjabat sebagai Kadis Pertanian Kabupaten Banyuasin.

“Program SERASI 2019 itu memang masuk diera jaman saya saat masih Kadis,” kata Zainudin belum lama ini.

Saat ditanya Program SERASI 2019 tersebut kini sedang dilakukan penyidikan oleh Kejati Sumsel? Zainudin mengatakan, jika dirinya mengetahui hal tersebut.

“Ya, Program SARASI tersebut prosesnya sedang berjalan (penyidikan) di Kejati Sumsel,” ungkapnya.

Diakuinya, jika dirinya beberapa waktu yang lalu pernah dimintai klarifikasi oleh Jaksa Kejati Sumsel.

“Sudah pernah saya dimintai data saat klarikasi dulu, kalau diperiksa sebagai saksi belum,” ujar Zainudin.

Dilanjutkannya, jika dirinya selaku mantan Kadis Pertanian Banyuasin siap membantu dan bekerjasama dengan aparat penegak hukum, yakni Jaksa Kejati Sumsel dalam mendukung proses penyidikan tersebut.

“Apapun yang diperlukan dalam proses penyidikan yang berjalan akan kita laksanakan. Kemudian karena program ini sudah ditangani oleh kejaksaan maka untuk prosesnya silahkan tanyakan langsung ke kejaksaan,” pungkas Zainudin.

Sumber: Korans.com Nusantara

About Admin Transformasinews

"Orang yang mengerti itu mudah untuk memaafkan"

View all posts by Admin Transformasinews →