Turut Serta Suap Gubernur Bengkulu (Nonaktif) Ridwan Mukti: Rico Chan Dituntut 5 Tahun

Ilustrasi sidang: Foto.Dok Redaksibengkulu.co.id

TRANSFORMASINEWS.COM, BENGKULU. Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diketuai Putra Iskandar SH, MH didampingi Dian Hamisena dan Moch Helmi Syarif, menyatakan Rico Dian Sari (Direktur Utana PT Rico Putra Selatan), terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah.

Memiliki kapasitas turut serta dalam tindak pidana suap uang Rp 1 miliar untuk kepentingan penyelenggara negara yakni Gubernur Bengkulu (Nonaktif), Ridwan Mukti yang diserahkan melalui istrinya, Lily Martiani Maddari, Juni lalu.

Uang tersebut berasal dari kontraktor yang mendapatkan proyek bernilai Rp 37 miliar, Jhoni Wijaya
(Kepala Cabang PT Statika Mitra Sarana yang sudah divonis 3 tahun 7 bulan, red). Atas dasar itu, JPU KPK menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Rico Dian Sari berupa pidana penjara 5 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan. Ditambah pidana denda Rp 200 juta dengan subsidiar 3 bulan penjara.

“Rico Dian Sari terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi
sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 12 huruf a Undang Undang RI Nomor 31 tahun
1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan undang undang
RI Nomor 20 tahun 2011 Tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 tahun 1999, tentang
pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat1 ke (1) KUHP sebagaimanan dakwaan alternatif,”
terang Putra Iskandar dalam sidang yang berakhir pukul 21.00 WIB Kamis malam Jumat, (30/11).

Putra menambahkan, adapun yang meringankan terdakwa dalam perkara itu, terdakwa memenuhi motif
permintaan terdakwa lainnya, Lily Martiani Maddari dan Ridwan Mukti.

Terdakwa terus terang dalam sidang dan menjadi justice kollabolator, dan terdakwa dalam sidang komitmen dengan keterangan yang disampaikan dengan penyidik, tidak ada perubahan.

“Terdakwa sangat membantu KPK dan dia sprotif. Mengungkapkan fakta-fakta baru di dalam sidang.
Bahkan Terdakwa Jujur tidak ada beban dalam memberikan keterangan,” ujarnya.

Sementara Rico Chan sendiri mengaku siap menjalani hukuman dari perbuatan yang dilakukannya.
Bahkan menurutnya, tidak perlu ditutup-tutupi kalau memang sudah salah. 12/1/2017 Turut Serta Suap Gubernur, Rico Chan Dituntut 5 Tahun.

“Saya tidak ada beban dalam masalah ini. Ya namanya surat tangan dan nasibnya ke sini. Ya saya siap
jalani apapun yang terjadi. Untuk diketahui, uang Rp. 1 miliar titipan Jhoni Wijaya langsung saya setor ke Lily, bukti saya tidak ada kepentingan dalam uang itu,” paparnya.

Dibahas soal saksi yang meringankan, Rico Chan dengan jawaban kocaknya mengatakan tidak perlu saksi meringankan soal suap dan OTT KPK. Dia berserah dengan yang di atas.

“Hanya tuhan yang dapat membantu saya. Tidak perlu pakai saksi yang meringankan. Toh kita sudah
salah dan terbukti memang salah. Saya mendukung KPK untuk ke depannya,” tuturnya, Rico didampingi
pendukung dan istrinya dalam mendengarkan tuntutan.

Sebelumnya, JPU KPK telah menuntut Jhoni Wijaya selaku penyuap dengan pidana 4 tahun penjara. Oleh majelis hakim menjatuhkan vonis untuk Jhoni dengan Pidana 3 tahu 7 bulan. Sementara Ridwan Mukti dan Lily akan dituntut dalam sidang yang akan datang.

Sumber: Harianrakyatbengkulu.com (rif)

Editor: Nurmuhammad

Posted by: Admin Transformasinews.com