Media Transformasinews.com Meminta Maaf Kepada H.Alex Noerdin

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG – Permohonan maaf dari Media Online Transformasinews.com telah diterima dengan tulus oleh Anggota DPR-RI H.Alex Noerdin dan dilanjtkan dengan perdamaian dengan media Transformasinews.com. Sikap Bapak H Alex Noerdin ini menunjukkan kenegarawanan beliau dan juga menunjukkan dukungan beliau kepada kebebasan pers di Indonesia.

Penandatanganan perdamaian antara Transformasinews.com dan H Alex Noerdin tersebut dilakukan di Dewan Pers Jakarta, Senin (17/020. Risalah perdamaian ditandatangani Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab, Amrizal Aroni dan H Alex Noerdin diwakili kuasa hukum, Wisnu Umar SH MH. Sementara, dari Dewan Pers diwakili Wakil Ketua Bidang Pengaduan Ahmad Djauhar. Turut menyaksikan staf khusus H Alex Noerdin, Ridwan Tumenggung.

Isi surat perdamaian tersebut didasari   hasil klarifikasi Dewan Pers  kepada Pemimpin Redaksi Transformasinews.com dimana terjadi pelanggaran pasal 2 karena tidak professional dan  pasal 3 Kode Etik Jurnalistik karena menyajikan berita yang tidak berimbang dan beropini dan pasal 6 karena menyalahgunakan profesi.

Adapun isi dari risalah perdamaian tersebut yakni :

  1. Teradu (Transformasinews.com) wajib melayani Hak Jawab dari pengadu secara proporsional disertai permintaan maaf kepada pengaduan masyarakat pembaca selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah Hak Jawab diterima.
  2. Pengadu memberikan Hak Jawab kepada teradu selambat-lambatnya tujuh hari kerja setelah ditandatangani risalah ini.
  3. Teradu wajib menautkan Hak Jawab dari pengadu dengan berita yang diadukan, sesuai angka 4 hurup b Peraturan Dewan Pers Nomor : 1/Peraturan-DP/III/2012 tentang Pedoman Pemberitaan Media Siber yang menyatakan, ‘’Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, koreksi atau yang diberi hak jawab.
  4. Teradu wajib memuat catatan di bawah berita yang diadukan yang menjelaskan berita bersangkutan dinilai oleh Dewan Pers melanggar Kode Etik Jurnalistik.
  5. Teradu wajib melaporkan bukti tindak lanjut risalah ini ke Dewan Pers selambat-lambatnya 3 x 24 jam setelah Hak Jawab diunggah.
  6. Teradu wajib berhenti sebagai anggota LSM apabila ingin tetap berprofesi sebagai wartawan
  7. Kedua pihak sepakat mengakhiri kasus di Dewan Pers dan tidak membawa ke jalur hukum, kecuali kesepakatan tidak dilaksanakan.
  8. Apabila pengadu tidak memberikan Hak Jawab dalam batas waktu pada butir 2 maka teradu tidak wajib untuk memuat Hak Jawab.

Dalam risalah perdamaian No. 25/Risalah-DP/II/2020 tentang pengaduan Alex Noerdi terhadap Media Siber Transformasinews.com, media siber Transformasinews.com harus mentaati semua risalah perdamaian. Pemimpin Redaksi Transformasinews.com, Amrizal Aronin mengucapkan banyak terima kasih kepada H Alex Noerdin yang bersedia mengakhiri kasus dan kepada Dewan Pers yang telah memidiasi perdamaian ini.  Selanjutnya,  Transformasinews.com  meminta maaf kepada H Alex Noerdin atas terbitnya pemberitaan berjudul :

http://www.transformasinews.com/mantan-gubernur-sumsel-alex-noerdin-diminta-segera-kembalikan-kendaraan-dinas/

http://www.transformasinews.com/pemprov-sumsel-minta-alex-noerdin-kembalikan-mobil-dinas-lexus-jubir-alex-ada-surat-pinjam/

http://www.transformasinews.com/maki-sumbagsel-hibah-dprd-sumsel-2013-berpotensi-rugikan-negara-ratusan-milyar/

‘’Kami menyadari pemberitaan  dengan judul tersebut diatas  melanggar Kode Etik Jurnalistik. Namun, tidak ada niat buruk di balik pemberitaan tersebut, apalagi mencemarkan nama baik H Alex Noerdin yang merupakan panutan dan sudah dianggap orang tua sendiri. Ini terjadi karena kelalaian dalam menjalankan dan mengawasi penerapan Kode Etik Jurnalistik di transformasinews.com dan kekhilafan kami sebagai manusia biasa. Kami juga meminta maaf kepada pembaca karena telah menyajikan informasi yang tidak akurat,’’  tegas Amrizal Aroni yang didampingi wartawan senior Transformasinews.com “Feri Kurniawan”.

 ‘’Sekali lagi kami Amrizal Aroni selaku  Pemred/penanggung jawan dan Pinpinan Prusahaan PT. TRANSFORMASI MEDIA UTAMA dan Media OnlineTransformasinews.com minta maaf kepada H Alex Noerdin dan pembaca atas pemberitaan yang melanggar Kode Etik Jurnalistik tersebut,’’ pungkasnya. (red)

Posted by: Admin