Mantan Kades Mendah di Ciduk Polisi, Karna Palsukan Tanda Tangan Warga

Rudi Setiono Bin Slamet Mantan Kepala Desa Mendah Kecamatan Jaya pura Kabupaten OKU Timur.

TRANSFORMASINEWS.COM, MARTAPURA-OKU TIMUR – Hati-hati dengan tanda tangan apabila kita memalsukan tanda tangan seseorang dan orang tersebut tidak Terima maka kita dapat di jerat dengan hukuman dengan pasal 263 KUHP pidana.

Kejadian pemalsuan tanda tangan ini di lakukan oleh mantan Kepala desa Mendah kecamatan Jaya pura Kabupaten OKU Timur yang bernama Rudi Setiono Bin Slamet (43) Th dengan alamat Dusun  Talang Taman Desa Mendah Kecamatan Jaya pura Kabupaten OKU Timur.

Kejadian bermula pada pada tahun 2018 lalu ketika itu pelaku dengan sengaja melakukan pemalsuan tanda tangan warga yang berjumlah 18 orang untuk di gunakan sebagai bukti tanda tangan pengambilan beras warga miskin atau( Raskin) yang tercantum pada DPM2( Daftar penerima manfaat) bagi warga yang tidak mampu dan di salah gunakan.

Atas laporan warga kepolisian resort OKU Timur melalui unit pidkor dan melakukan penyelidikan pemalsuan tanda tangan warga desa Mendah, pada hari Jum’at Kanit pidkor Ipda Dedi Kurnia mendapat laporan bahwasanya mantan kades Rudi setiono berada di kota pangkal pinang propinsi Bangka Belitung.

Polisi langsung melakukan pengejaran barulah hari minggu (31/3/2019) sekira pukul 21.00 wib di dampingi ketua RT setempat polres OKU Timur unit pidkor yang di pimpin langsung oleh kanit pidkor Ipda Dedi Kurnia ini menangkap pelaku Rudi setiono di kontrakan yang beralamat di kelurahan semabung lama kecamatan bukit intan kota pangkal pinang propinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan polisi yang tertuang dalam laporan polisi nomer: LP- B/50/III/2018/ SUMSEL/OKUT/22-3-2018.

Dengan bukti satu rangkap map DPM2 bulan Desember tahun 2019, satu unit HP merk Nokia, satu HP merk Oppo, dan satu buah dompet berwarna coklat yang berisikan uang sebesar 430.000.

Menurut keterangan pelaku dirinya bersama isteri sirinya telah melarikan diri dari OKU Timur sejak tanggal 14-2-2019 lalu dan tinggal di kota pangkal pinang. Ahirnya kepolisian unit pidkor membawa pelaku ke polres OKU Timur untuk di lakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH. SIK di dampingi Kanit Pidkor Ipda Dedi Kurnia melalui Kabag Humas polres OKU Timur Iptu Yuli membenarkan penangkapan tersebut dan mengatakan bahwa pelaku mantan kades mendah kabupaten Jaya pura ini telah tertangkap dan akan segera mempertanggung jawabkan perbuatan nya karna telah memalsukan tanda tangan warga, terang Iptu Yuli.

Sumber: Transformasinews.com (Iwan Kurniawan) 

Editor: A.Aroni

Posted by: Admin