MAKI Sumsel: Selamatkan Penataan Kawasan TPKS Bernilai 7 M Dari Dugaan Proyek Siluman

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG – Pembangunan kawasan Taman Purba Kala Sriwijaya yang berada di kelurahan karang anyar dalam tahun ini pemerintah Sumatera selatan telah mengucurkan anggaran lebih besar 7 M melalui apbd TA 2020.

Pengerjaan penataan kawasan TPKS ini yang kontraknya yang sudah dilakukan pada tanggal 28-29 september 2020 dengan pemenangnya PT Nindya Citra Utama yang beralamatkan Jalanan Musi No 26 rt.02 rw.07 Padang Harapan Kota Bengkulu.

Berdasarkan investigasi wartawan kelapangan pengerjaan proyek ini sudah di mulai beberapa hari tidak di temukan papan proyek di lapangan untuk pengerjaan penataan kawasan TPKS kota Palembang.

Menurut deputy MAKI Sumsel saat di minta pendapatnya mengatakan,”Sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan di lokasi,” tegas Ir. Feri Kurniawan kepada wartawan.

“Tadi saya perintah kan kepada anggota MAKI Palembang untuk pertegaskan masalah papan proyek ini ke lapangan, cek dan tanyakan kepada mereka yang bekerja di sana, ada gak papan proyeknya, jika tidak ada kami dari MAKI akan swadaya untuk pasang walaupun itu hanya kertas selembar, tapi magnanya kita dari MAKI menyelamatkan status proyek ini dari dugaan di publik dari dugaan proyek siluman,” paparnya.

Lanjutnya, “jangan anggap remehlah soal papan proyek, karena itu sudah ada dalam drappnya, papan proyek itu sudah ada anggaran sendiri untuk di pasang secara aman sampai pekerjaan ini selesai, jadi jika tidak terpasang pekerjaan ini baru mulai sudah senyalir sudah melawan hukum, sesuai dengan uu keterbukaan informasi Publik,” pungkas Feri kurniawan.

Menurut kepala dinas perumahan dan permukiman propinsi Sumatera selatan via wa ( Rabu 14 /2020) mengatakan terima kasih atas infonya,dan nanti akan kami tegur ,” kata Ir.Basyarudin kepada wartawan.( BB/A.AR)