MAKI SUMBAGSEL: Tindaklanjuti  Dugaan Suap Oknum KPU OKU Timur Ke Kajati Sumsel

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG – Gentayangan bukti rekaman pembicaraan F dan YL terkait dugaan suap yang di lakukan pihak F ke salah satu oknum pihak KPU OKU Timur berinisial YLH merebak ke publik, dalam rekaman itu isinya F sekalu pihak yang merasa di rugikan menagih janji dan uang yang selama ini di kasihkan kepada YLH dengan alih alih untuk memennagkan suadara F yang bernama FA calon anggota DPRI Tahun 2019 -2024 yang lalu.

Dalam manisnya janji yang di ucapkan sehingga berakhir dalam proses hukum dak ubahnya merpati ingkar janji pihak FA diduga selaku penyokong dana dalam masalah ini bersihkeras desak YLH untuk mengembalikan uangnya sebesar 2,5 M

FA  selaku orang ternama di dunia kepemerintahan OKU Timur dalam rekaman pembicaraan tersebut merasa kesal dari ulah YLH yang sudah memantahkan harapannya, karena semulanya YLH di duga sangat pasti untuk membantu F dalam memenangkan saudaranya sebagai anggota DPRI, karena posisi YLH selaku pejabat di KPU OKU Timur, Fihak FA di duga merasa percaya dengan iming iming dan janji.

Untuk membenarkan dari kronologis dari rekaman tersebut, beberapa hari yang lalu pihak MAKI secara langsung melakukan Konfirmasi ke FA, ”dalam pembicaraan kami dari MAKI  via HP tersebut,  FA mengaku adanya perbicaraan dia dengan YLH via HP dalam menagih uang yang selama ini di berikan ke pada YLH untuk kepentingan pengurusan saudaranya dalam pencalonan anggota DPR RI tahun 2019 -2014 dari partai Gerindra, tapi yang membuat FA merasa terkejut mengapa rekaman itu bisa gentayangan di publik dengan  tujuan yang tak di mengerti maksud pihak yang melakukan ini ,” ujar Koordinator MAKI Sumbagsel kepada wartawan kemarin.

Selanjut, ” kemarin 1 Oktober 2020 secara resmi kami dari MAKI SUMBAGSEL telah menindaklajuti dugaan suap di KPU OKU Timur ke  pihak Pidsus kejati Sumatera selatan,” ujar Ir,Amrizal Aroni

“Sebelumnya kami sudah Koordinasi terkait isi rekaman yang gentayangan ini kepihak Pidsus kejati Sumsel, mendengar dari isi rekaman tersebut Koordinator Pidsus kejati Sumsel langsung minta lampirkan Lapdu secara resmi, biar bisa di proses hukum secara resmi, ujar Koordinator MAKI menirukan ucapan pihak jaksa kepada wartawan.

Dari pengaduan MAKI SUMBAGSEL,  intinya kemaren desak jaksa untuk menindaklanjuti dugaan kasus  Pileg dan Pilpres Tahun 2019 serentak  telah terjadi dugaan penyuapan  ke pihak KPU Kabupaten OKU Timur berinisial YL  sebesar  Rp. 2,5 Milyar diduga kuat dari  FA ( yang saat ini menjabat wakil bupati OKU Timur, dengan tujuan untuk memenangkan salah satu calon anggota DPR RI 2019 -2024  bernama FSA

Hal ini berdasarkan rekaman yang tersebar di publik terkait ada dugaan suap, serta pengakuan sang pemberi suap di saat di konfirmasi ketua Koordinator MAKI Sumsel bahwa benar adanya rekaman tersebut yang di duga di lakukan oleh salah satu pihak yang menerima telpon tersebut. ( BB)

Editor: A.Aroni

Posted by: Admin