Kejati Sumsel Soroti Perkara Bansos OKI dan Dugaan Korupsi RSUD Lahat

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel, Agnes Triani SH MH bersama Rosmaya SH MH.

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG. Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel, Agnes Triani SH MH mengaku, pihaknya saat ini serius menyoroti perkara Bansos di Kabupaten OKI, tahun 2004 hingga 2013, dan perkara korupsi di RSUD Lahat, Tahun 2014 tentang pencairan dana SP2D sebesar Rp.5,6 milyar.

Demikian itu disampaikan Agnes Triani didampingi Rosmaya SH MH di tengah acara latihan bersama KPK, di Hotel Novotel Palembang, Senin (06/11). Menurut Aspidsus, kedua kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyidikan dimana salah satunya sudah di tetapkan tersangka.

“Sudah ada dua kasus yang sedang dalam progres dan kita tangani. Satu sudah kita tetapkan tersangka. Dan secepatnya akan kita umumkan tersangkanya siapa saja,” ujarnya.

Sementara, untuk kerugian negara pada kasus tersebut saat ini masih di hitung oleh BPK dan pihak Kejati tinggal menunggu hasilnya. “Kerugian Negara sedang kita hitung dan kita serahkan ke BPK,” jelasnya.

Terkait acara KPK, Agnes mengatakan, setidaknya ada 46 jaksa dari Kejati Sumsel, dan Kejari Palembang, untuk mengikuti pelatihan bersama KPK guna penanganan korupsi agar lebih efektif lagi. “Pelatihan ini hanya untuk mempersamakan persepsi di bidang hukum, terutama dipenanganan korupsi,” tandasnya.

Sumber: Fornews.co (bay)

Posted by: Admin Transformasinews.com