Kejari Tahan Mantan Direktur PDAM Prabumulih

Photo : ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja Ilustrasi tahanan yang diborgol.

TRANSFORMASINEWS.COM, PRABUMULIH – Mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Prabujaya Kota Prabumulih, Iskandar SE resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih dalam kasus dugaan penyimpangan dana perjalanan dinas senilai sekitar Rp 260 juta rupiah.

Disebabkannya, dalam dugaan kasus ini Iskandar disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Subsider Pasal 3 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999.

Pasal tersebut mengatur mengenai setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau karena kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara hingga dipidana dengan pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda paling sedikit Rp 200 juta rupiah dan paling banyak Rp 1 miliar rupiah.

“Untuk pasal yang kita sangkakan terhadap tersangka, dalam dugaan kasus PDAM ini dengan dua ada pasal, yaitu Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Tipikor,” ungkap Kepala Kejari Prabumulih, Toping Gunawan SH MH melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Wan Susilo Hadi SH.

Dijelaskannya, sebelumnya penyidik telah melakukan tahap dua atau pelimpahan barang bukti dan tersangka ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk selanjutnya tersangka akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Palembang.

“Dalam seminggu ini mungkin berkasnya kita kirim ke Pengadilan Tipikor Palembang. Dan tersangka sendiri saat ini sudah kita tahan di Rutan Pakjo Palembang,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di koransn.com dengan judul kejari tahan mantan direktur pdam prabumulih (and)

Posted by: Admin